Komitmen Mitra Strategis Filipina dan Jepang

BACA JUGA

IDM – Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida untuk pertama kalinya di sela-sela sidang ke-77 PBB di New York, AS, Rabu (21/9). Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat kemitraan strategis serta membahas perkembangan dalam menangani prioritas keamanan dan pertahanan mereka.

Dilansir dari Japan.kantei, sebuah laman resmi Perdana Menteri Jepang, Rabu (21/9), kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan kerja sama bilateral ke tingkat yang lebih tinggi dan mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Mereka juga bertukar pandangan dan menyepakati perlunya kerjasama lebih lanjut mengenai urusan regional dan internasional, seperti situasi di Laut Cina Timur dan Selatan, serta respons bersama terhadap rudal nuklir Korut.

Jepang telah membangun kemitraan strategis dengan Filipina selama lebih dari satu dekade sejak pemerintahan sebelumnya. Dilansir dari Manila Times, Kamis (22/9), Jubir Presiden Filipina Rose Beatrix Cruz-Angeles mengatakan bahwa “Kedua pemimpin membahas kemitraan strategis kedua negara yang telah berlangsung selama 11 tahun. Hubungan itu luar biasa berkembang menjadi lebih erat dalam menangani prioritas keamanan dan pertahanan, khususnya dalam keamanan maritim, kesadaran domain maritim, dan kapasitas penegakan hukum maritim.”

Kemitraan strategis terbentuk karena kedua negara menyadari munculnya tantangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik. Kemitraan ini berfokus pada kerja sama dalam mencapai visi tentang perdamaian, dan stabilitas regional. Jepang dan Filipina memiliki tantangan yang sama yaitu eksistensi Cina yang secara rutin mengirim kapal ke wilayah sengketa baik di Laut China Timur maupun Selatan. Kepedulian bersama di kawasan inilah yang terus mendorong Filipina dan Jepang untuk membina kerja sama dan memperkuat kemitraan mereka. Marcos Jr. pun berencana untuk melakukan kunjungan resmi ke Jepang untuk pertama kali sejak ia dilantik sebagai presiden Filipina, sebagai bukti komitmen kerjasama dengan Jepang. (BP)

EDISI TERBARU

sidebar

BERITA TERBARU

POPULER