Jepang dan Korsel Sepakat Memperbaiki Hubungan Bilateral

BACA JUGA

IDM – Presiden Korsel Yoon Suk Yeol dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengadakan pertemuan di New York, AS, Rabu (21/9). Pertemuan ini adalah yang pertama kalinya sejak 2019 dan menandakan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk berupaya memperbaiki hubungan diplomatik yang renggang akibat kejadian masa lampau saat pemerintahan kolonial Jepang di Semenanjung Korea.

Dilansir dari Korea.net, Kamis (22/9), kedua pemimpin sepakat tentang perlunya meningkatkan hubungan bilateral dengan menyelesaikan masalah perihal kompensasi untuk tenaga kerja dan budak masa perang. Mereka akan melakukan pendekatan terbuka yang berorientasi pada perdamaian. Mereka pun memutuskan untuk menjaga komunikasi dengan aktif berdialog antar menlu untuk mencari solusi bersama.

Pada tahun 2018, hubungan antara kedua negara ini renggang karena Korsel memutuskan bahwa dua perusahaan Jepang, Nippon Steel dan Mitsubishi Heavy Industries, harus memberi kompensasi kepada orang Korea yang telah dipaksa bekerja dan menjadi budak selama pendudukan kolonial Jepang tahun 1910-1945. Namun Jepang menolak putusan tersebut dengan alasan bahwa seluruh kompensasi telah diselesasikan sepenuhnya dibawah perjanjian bilateral tahun 1965.

Dilansir dariArirang, Kamis (22/9), saat ini Jepang dan Korsel sepakat untuk memperbaiki hubungan mereka karena memiliki kekhawatiran yang sama terkait ancaman rudal nuklir Korut yang meningkat. Keduanya bahkan sepakat untuk membangun kerjasama trilateral dengan AS untuk menjaga stabilitas perdamaian di wilayah regional. (BP)

EDISI TERBARU

sidebar

BERITA TERBARU

POPULER