INTERNASIONAL

Junta Myanmar akan Bebaskan Sekitar 9000 Tahanan atas Dasar Kemanusiaan

Kerusakan akibat serangan udara
Kerusakan akibat serangan udara di wilayah Sagaing, Myanmar pada tahun lalu. (Foto: Dok. Myanmar-now.org)

Jakarta, IDM - Junta militer Myanmar akan membebaskan 9.652 tahanan, termasuk 114 orang asing, berdasarkan amnesti untuk memperingati hari kemerdekaan negara tersebut.

Dilansir dari Reuters, Kamis (4/1), situasi Myanmar menjadi kacau sejak militer merebut kekuasaan pada Februari 2021, dan menggunakan kekuatan bersenjata untuk menumpas protes. Berbagai perang saudara pun dan menewaskan ribuan orang.

Baca Juga: Ukraina dan Rusia Lakukan Pertukaran Ratusan Tawanan Perang

Junta militer juga menangkap berbagai tokoh kalangan tokoh yang memberontak termasuk warga negara asing. Namun, tidak disebutkan secara merinci asal negara para tahanan asing tersebut. Pembebasan tahanan ini menjadi telah tradisi yang berlangsung untuk memperingati hari kemerdekaan Myanmar.

“Dengan tujuan menjaga hubungan dengan negara lain dan atas dasar kemanusiaan, 114 tahanan asing akan diampuni. Mereka akan dideportasi,” kata junta militer Myanmar.

Baca Juga: Perkuat Postur Keamanan, Cina Gelar Patroli Rutin di Laut Cina Selatan

Sekelompok orang pun dilaporkan telah berkumpul di luar penjara Insein, Ibu Kota Yangon untuk menunggu pembebasan tahanan. Di antara mereka yang masih dipenjara adalah peraih Nobel Aung San Suu Kyi, yang telah divonis hukuman penjara selama 20 tahun karena melakukan berbagai pelanggaran, termasuk korupsi dan menghasut kerusuhan.

Sementara, Suu Kyi membantah semua tuduhan tersebut. Dakwaan itu pun secara luas dikecam sebagai tuduhan tidak adil. Namun, pihak militer bersikeras bahwa ia telah menerima proses hukum dari pengadilan Myanmar yang independen. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.