Senin, 4 Maret 2024

HUT ke-59, Seskoau Diharapkan Menjadi The Expert of Air Warfare Strategies

BACA JUGA

Jakarta,IDM – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) diharapkan semakin teguh dan berani untuk tampil sebagai “The Expert of Air Warfare Strategies” serta mampu mencetak dan mematangkan konsep masa depan TNI Angkatan Udara (TNI AU), seperti network centric warfare, hingga berani menambah space warfare.

Demikian harapan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Danseskoau Marsda TNI Minggit Tribowo pada Upacara Peringatan ke-59 Hari Ulang Tahun Seskoau Tahun 2022 di Lapangan Widya Krida, Seskoau, Lembang, Senin (1/8).

TNI AU menaruh perhatian besar terhadap kemajuan organisasi melalui peningkatkan kualitas pendidikan, di mana pendidikan diyakini sebagai jawaban terbaik agar tidak tergerus era disruptif dan tertinggal dalam persaingan global.

“Mengemban peran mulia ini, Seskoau harus dilandasi paradigma baru pendidikan dalam hal adaptasi terhadap dinamika lingkungan strategis dan kemajuan teknologi, karena kecakapan akademis serta peningkatan wawasan para Perwira sebagai pemimpin merupakan fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) TNI Angkatan Udara di masa depan,” ungkap KSAU seperti dikutip dari laman tni-au.mil.id.

Dok. Instagram Penseskoau

Seskoau telah melakukan berbagai upaya dalam menjalankan program pendidikan, seperti hybrid campus yang membuktikan Seskoau mampu beradaptasi serta terus berinovasi guna menghadapi tantangan zaman.

Fadjar juga berharap Seskoau dapat semakin matang dalam menggelar berbagai program unggulan, salah satunya Program Studi Magister Terapan Strategi Operasi Udara agar mendapat pengakuan baik dalam negeri maupun luar negeri, karena ilmu air warfare yang diajarkan Seskoau termasuk program unggulan yang berkualitas dan berstandar nasional serta global.

“Laksanakan terus inovasi dan evaluasi terhadap program ini agar dapat menghasilkan lulusan yang memiliki pemikiran konstruktif, kreatif, dan inovatif sebagai tolak ukur peningkatan kualitas pendidikan,” tegasnya. (yas)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER