Kamis, 22 Februari 2024

5 Pesawat Bonanza G-36 Akan Demo Udara di Langit Jakarta pada Hari Armada ke-78

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Lima pesawat Bonanza G-36 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) bertolak dari Lanudal Sidoarjo, Jawa Timur, menuju Lanudal Pondok Cabe, Jakarta, Selasa (28/11).

Dikutip dari keterangan Pen Puspenerbal, Rabu (29/11), kelima pesawat latih yang tergabung dalam tim Rajawali Laut Flight (RaLF) itu akan melakukan demo udara Hari Armada RI ke-78, pada 5 Desember 2023 yang terpusat di Jakarta.

Kelima Bonanza G-36 yang dipimpin oleh Mayor Laut (P) Ruby, sebagai Komandan Skuadron Udara 200 Wing Udara 2 Puspenerbal terbang beriringan bersama dengan Casa NC212 dari Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal.

Baca Juga: Atase Pertahanan Militer Marinir AS Temui Dankormar, Ada Apa?

Sebelumnya, Danpuspenerbal Laksamana Muda Sisyani Jafar yang hadir dalam pelepasan keberangkatan tim RaLF berpesan agar seluruh kru tetap memerhatikan keselamatan dalam bekerja dan terbang.

“Berikan penampilan yang terbaik,” tegas Sisyani kepada para prajuritnya.

Danpuspenerbal Laksamana Muda Sisyani Jaffar
Danpuspenerbal Laksamana Muda Sisyani Jaffar memimpin pelepasan keberangkatan Rajawali Laut Flight ke Jakarta. (Foto: Dok. Pen Puspenerbal)

Sejarah Hari Armada RI

Dikutip dari laman resmi Koarmada II, cikal bakal pembentukan Armada RI tidak terlepas dari sejarah kemerdekaan Indonesia yang kemudian diikuti dengan kelahiran TNI AL.

Sejak masa Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Laut, struktur organisasi mulai disusun sesuai kebutuhan matra laut, yakni dengan membentuk beberapa satuan seperti pangkalan, korps armada dan marinir, polisi tentara laut, dan kesehatan.

Baca Juga: KSAU Pimpin Sertijab 4 Jabatan Strategis di TNI AU, Salah Satunya Irjenau

Selanjutnya, TKR Laut berubah menjadi Tentara Republik Indonesia Laut (TRI Laut) pada 25 Januari 1946. Tak berselang lama, bertepatan dengan pelaksanaan Konferensi ALRI di Lawang, Malang, TRI Laut kemudian dirubah menjadi Angkatan Laut Indonesia (ALRI) pada 19 Juli 1946.

Komando Armada terbentuk setelah unsur armada saat itu sudah semakin canggih, modern, dan kuantitasnya semakin besar. Berdirinya organisasi Komando Armada ALRI ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan KSAL Nomor A.4/2/10 tanggal 14 September 1959, pembentukannya diresmikan oleh Komodor Laut RE Martadinata pada 5 Desember 1959.

Kemudian, berdasarkan Surat Keputusan KSAL Nomor Skep/4033/Xl/1987 tanggal 17 November, dinyatakan bahwa pada 5 Desember diperingati sebagai “Hari Armada” setiap tahunnya.

Baca Juga: Yonif 330 Tanam 1000 Pisang Cavendish dan Pupuknya dari Inovasi Sendiri

Dengan mempertimbangkan kompleksitas permasalahan dan ancaman yang terjadi di laut, para pemimpin saat itu memandang perlu untuk membagi dua armada. Armada RI resmi dibagi menjadi dua kawasan wilayah kerja, yaitu Armada RI kawasan timur dan Armada RI kawasan barat.

Keputusan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Panglima ABRI Nomor: Kep.171/II/1985 tanggal 30 Maret 1985. (at)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER