Selasa, 5 Maret 2024

Sepakati Gencatan Senjata, Ribuan Etnis Armenia Eksodus dari Nagorno-Kabarakh

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Ratusan etnis Armenia telah meninggalkan wilayah Nagorno-Karabakh sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan pemerintah Azerbaijan.

Dilansir dari Al Jazeera, Senin (25/9), Perdana Menteri Armenia Nikol Pashiyan mengatakan bahwa sebanyak 1.050 orang keturunan Armenia yang tinggal di Karabakh telah mencari perlindungan ke Armenia. Namun, diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah hingga 120.000, karena khawatir dengan kemungkinan upaya pembersihan etnis.

Baca Juga: AS Berencana Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina

“Kemungkinan semakin besar warga Armenia di Nagorno-Karabakh akan menganggap pengusiran dari tanah air mereka sebagai satu-satunya jalan keluar. Armenia akan dengan penuh kasih menyambut saudara-saudari dari wilayah tersebut,” kata Pashiyan.

Sementara, penasihat kebijakan luar negeri Presiden Azerbaijan, Hikmet Hajiyev menyebut pihaknya telah meminta perwakilan warga Nagorno-Karabakh untuk melakukan diskusi terkait keberlanjutan gencatan senjata dan integrasi politik.

Baca Juga: Gelar Parade Militer, Iran Pamer Drone Terbaru

Daerah Nargono-Kabarakh telah diakui secara internasional sebagai wilayah Azerbaijan. Namun, sebagian dikelola oleh otoritas separatis Armenia yang mengklaim wilayah itu adalah tanah leluhur mereka.

Berbagai konflik bersenjata pernah terjadi. Seperti pada beberapa waktu lalu, Azerbaijan melakukan operasi ‘anti-teroris’ di wilayah tersebut. Tindakan itu diklaim sebagai respons terhadap ranjau darat Armenia yang menewaskan empat tentara dan dua warga sipil. (bp)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER