Senin, 4 Maret 2024

Sepakati Gencatan Senjata, Azerbaijan Berencana Berikan Amnesti Bagi Militan Karabakh

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Pemerintah Azerbaijan berencana untuk memberikan amnesti bagi para militan Armenia di Karabakh, jika setuju untuk menyerahkan persenjataan dan perlengkapan militer mereka. Hal itu dilakukan agar perdamaian jangka panjang dapat terwujud.

Dilansir dari Reuters, Jumat (22/9), Penasihat kebijakan luar negeri presiden Azerbaijan, Hikmet Hajiyev mengatakan bahwa rencana itu masih menjadi pertimbangan di kalangan pemerintahan. Sebab, sebagian unit militer Karabakh mengaku akan tetap melanjutkan perlawanan mereka di wilayah tersebut.

Baca Juga: Kunjungi Markas Militer, Rusia Pererat Hubungan Pertahanan dengan Iran

“Bagi para mantan militer dan kombatan, kami sedang mempertimbangkan amnesti. Namun, saat ini kami melihat beberapa kelompok dan perwira militer yang membuat pernyataan publik bahwa mereka tidak akan menyetujui persyaratan damai kami dan akan terus melakukan perlawanan,” kata Hajiyev.

Lebih lanjut, ia menyebut banyak warga Armenia di Karabakh yang telah meminta bantuan kemanusiaan. Menurutnya, Azerbaijan menginginkan reintegrasi damai dengan warga Armenia Karabakh.

Baca Juga: Pemimpin Sudan Peringatkan Konflik Negaranya Dapat Meluas ke Regional Afrika

Sebelumnya, perwakilan etnik Armenia di Nagorno-Karabakh telah bertemu dengan otoritas pemerintahan Azerbaijan untuk gencatan senjata jangka panjang. Perbincangan itu berlangsung beberapa setelah Azerbaijan meluncurkan serangan ke wilayah konflik tersebut. (bp)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER