Selasa, 27 Februari 2024

Pantai Todak sebagai Saksi Kerja Sama Militer Indonesia dan Australia

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Setelah 20 bulan diresmikan sebagai daerah latihan pertempuran TNI AL, Pantai Todak di Dabo Singkep, Kepulauan Riau, untuk kedua kalinya menjadi tempat pelaksanaan latihan bersama (latma) antarnegara di kawasan Asia Pasifik, Ausindo Amphibious Assault Exercise (Ausindo AAJEX).

Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Senin (21/11), Pantai Todak juga pernah dijadikan tempat latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield antara TNI dengan Komando Pasifik Amerika Serikat (United States Indo-Pacific Command), pada Agustus lalu.

Pantai Todak sebagai Saksi Kerja Sama Militer Indonesia dan Australia
(Dok. Instagram @marinir_tni_al)

Kesiapan daerah latihan TNI AL Dabo Singkep, sejak awal telah dikembangkan jajaran Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep Komando Latihan Marinir (Kolatmar) untuk menjadi kawasan latihan militer yang berkelas dunia yang dapat menunjang pelaksanaan semua taktik pertempuran dalam operasi amfibi maupun operasi darat.

Pengembangan daerah latihan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono untuk menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI AL melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara.

Pantai Todak sebagai Saksi Kerja Sama Militer Indonesia dan Australia
(Dok. Instagram @marinir_tni_al)

Baca: Panglima TNI Saksikan KSAL Pimpin Serbuan Amfibi di Dabo Singkep

Materi latihan Ausindo AAJEX adalah operasi amfibi yang terbagi dalam tahap operasi pra-serbuan dengan infiltrasi dan pendaratan khusus serta serbuan amfibi dalam bentuk GKK lintas heli. Latihan ini juga ditinjau langsung oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Lieutenant General atau Letnan Jenderal Greg Bilton dari Australian Defence Force (ADF). (at)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER