Sabtu, 20 April 2024

Korut Kritik Kelompok G7 Sebagai ‘Sisa-sisa Perang Dingin’

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Jo Chol Su, Direktur Jenderal Departemen Organisasi Internasional di Kementerian Luar Negeri Korea Utara (Korut), mengkritik kelompok G7 sebagai ‘sisa-sisa perang dingin’ yang menyebabkan konflik demi kepentingan pribadi dan melanggar kedaulatan negara lain.

Pernyataan itu muncul usai G7 mengecam uji coba rudal Korut di kawasan. Sementara, Korut menyebut tindakan mereka semata-mata dilakukan atas dasar mempertahankan kedaulatan negara.

Baca Juga: Korsel, AS dan Jepang Sepakat Luncurkan Sistem Berbagi Data Peringatan Rudal Korut

“G7, yang telah menyebabkan dan mengobarkan krisis internasional, mengatakan banyak hal untuk mencari kesalahan negara-negara berdaulat yang independen,” kata Jo, melansir KCNA, laman resmi Pemerintah Korut, Selasa (14/11).

“G7 merupakan batu sandungan bagi pembentukan tatanan internasional yang adil,” tambahnya.

Baca Juga: Hadapi Korut, Korsel dan AS Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Jo menilai G7 tidak dapat mewakili komunitas internasional namun melindungi kepentingan beberapa negara, seraya menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai pemasok senjata ke Ukraina yang merusak perdamaian dan stabilitas di Eropa.

“G7, sisa-sisa Perang Dingin, harus segera dibubarkan, dan ini akan menjadi langkah pertama untuk meredakan krisis internasional dan memulihkan perdamaian global,” ujarnya. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER