Senin, 15 April 2024

Israel Sebut Serangan yang Tewaskan 7 Staf Kemanusiaan Akibat ‘Kesalahan Identifikasi’

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Panglima militer Israel mengatakan bahwa serangan udara Israel yang menewaskan tujuh staf kemanusiaan dari World Central Kitchen (WCK) di Jalur Gaza sebagai akibat dari ‘kesalahan identifikasi’ (misidentification) dalam situasi yang kompleks.

“Itu adalah kesalahan yang terjadi setelah kesalahan identifikasi pada malam hari, saat perang dalam kondisi yang sangat kompleks. Seharusnya hal itu tidak terjadi,” kata Letjen Herzi Halevi melansir AP, Rabu (3/4).

Baca Juga: Korut akan Kembali Luncurkan Satelit Pengintai Militer Tahun Ini

Halevi menyebut, pihaknya bekerja sama dengan badan independen, di mana mereka akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh selama beberapa hari. Nantinya, hasil penyelidikan itu akan dibagikan kepada WCK dan pihak terkait lainnya.

“Kami melihat pentingnya kelanjutan pengiriman bantuan kemanusiaan, dan kami akan terus berupaya memfasilitasi upaya penting ini,” ujarnya.

Sementara, WCK menegaskan pihaknya telah mengoordinasikan pergerakan mereka dengan otoritas militer Israel. Namun, konvoi tiga mobil yang berlogo WCK itu diserang ketika meninggalkan gudang Deir al-Balah, usai menurunkan lebih dari 100 ton bantuan makanan yang dibawa melalui jalur laut.

Baca Juga: Korsel dan Thailand Sepakat untuk Memperluas Kerja Sama Pertahanan

“Ini bukan hanya serangan terhadap WCK, ini adalah serangan terhadap organisasi kemanusiaan yang muncul dalam situasi paling mengerikan di mana makanan digunakan sebagai senjata perang. Ini tidak bisa dimaafkan,” kata CEO WCK Erin Gore melalui Wck.org.

Sebanyak tujuh orang yang tewas dalam serangan itu berasal dari Australia, Polandia, Inggris, Palestina serta seorang yang berkewarganegaraan ganda Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Operasi kemanusiaan WCK di Jalur Gaza akan dihentikan untuk waktu yang belum ditentukan. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER