Selasa, 27 Februari 2024

Bantu Tingkatkan Pertahanan, Afrika Selatan akan Kirim 2.900 Tentara ke Kongo

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Afrika Selatan akan mengirimkan 2.900 tentara untuk bergabung dalam pasukan Southern African Development Community (SADC), yang dikerahkan untuk mengatasi kelompok bersenjata di Republik Demokratik Kongo bagian timur.

Dilansir dari Sanews, laman resmi pemerintahan Afrika Selatan, Selasa (13/2), penugasan itu akan berlangsung selama satu tahun dimulai pada 15 Desember 2023 hingga 15 Desember 2024, dan akan menelan biaya sekitar 2 miliar rand (sekitar $105,75 juta).

Baca Juga: Konflik Terus Berlanjut, Ukraina Sebut Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Zircon

“Presiden Cyril Ramaphosa memerintahkan pengerahan tersebut sejalan dengan pemenuhan kewajiban internasional Afrika Selatan terhadap misi Komunitas SADC untuk mendukung Kongo,” tulis Sanews.

“Pengerahan tersebut dilakukan ketika Kongo memerangi pemberontak M23 pimpinan Tutsi yang serangannya dalam beberapa hari terakhir, mengancam ibu kota provinsi Kivu Utara, Goma,” jelasnya.

Baca Juga: Korsel Sebut akan Bersikap Tegas Tanggapi Provokasi Korut

SADC merupakan organisasi yang dibentuk pada tanggal 17 Agustus 1992, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi dan pembangunan negara-negara anggotanya. Namun, organisasi yang terdiri dari 16 negara itu telah menyetujui misi keamanan di Kongo demi mengatasi ketidakstabilan sejak Mei tahun lalu.

Kongo merupakan salah satu pemasok terbesar kobalt dunia dan produsen tembaga utama di Afrika. Sementara, perang saudara di Kongo sudah terjadi selama bertahun-tahun dimana antar kelompok bersenjata saling memperebutkan tanah dan kekuasaan. (bp)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER