Jumat, 19 April 2024

Simulasi Pertahanan Gabungan Jepang dan AS

BACA JUGA

IDM – Jepang dan Amerika Serikat (AS) mengadakan latihan militer di tengah meningkatnya ancaman keamanan akibat serangkaian peluncuran rudal balistik Korea Utara (Korut). Latihan ini termasuk simulasi pertahanan yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan pencegahan dan respons terhadap segala kemungkinan serangan terhadap Jepang dan AS di wilayah Indo-Pasifik.

Dilansir dari Kyodo, Senin (10/10), Staf Gabungan Jepang mengatakan bahwa “Latihan bilateral ini menegaskan kembali kerja sama GSDF dan Angkatan Bersenjata AS, menunjukkan kemauan yang kuat, kerja sama yang erat dan mulus antara Jepang dan AS dalam menanggapi situasi apa pun, dan semakin memperkuat kemampuan pencegahan dan respons aliansi Jepang-AS.”

Sekitar 150 Angkatan Darat Jepang bergabung dengan 40 Marinir AS dari pangkalan militer Okinawa untuk latihan simulasi pertahanan pulau-pulau terpencil bersama di area pelatihan Yausubetsu, Pulau Hokkaido paling utara. Selama latihan berlangsung, Personel Jepang dan AS meluncurkan 24 rudal melalui High Mobility Artillery Rocket System atau Roket Artileri Mobilitas Tinggi ke sasaran yang berjarak sekitar 13 kilometer.

Latihan tersebut merupakan bagian dari latihan gabungan yang sedang berlangsung dari 1 hingga 14 Oktober. Secara keseluruhan, latihan gabungan selama dua minggu ini melibatkan sekitar 2.100 personel Jepang dan 1.400 Marinir AS termasuk 6 Pesawat Tiltrotor MV-22 Osprey milik AS.

Jepang dan AS telah menjalin hubungan pertahanan dibawah pakta keamanan bilateral. Berdasarkan pakta tersebut, Jepang menampung sekitar 50.000 pasukan AS demi mempertahankan kestabilan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik yang saat ini sedang terancam. Korut telah meluncurkan beberapa rudal yang diantaranya terbang melewati Jepang sebelum mendarat di perairan dekat Semenanjung Korea. Korut berpendapat bahwa uji coba rudal tersebut merupakan bagian dari simulasi latihan nuklir taktis untuk menilai kemampuan komponen pertahanan Korut sekaligus memperingati negara-negara lain. (BP)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER