Kamis, 22 Februari 2024

Prajurit Raider Mediasi Konflik Antar Suku di Tolikara

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Sebagai upaya antisipasi terjadinya perang suku lanjutan, Satgas Yonif Raider 142/KJ bersinergi dengan kepolisian dan unsur lain dengan menggelar mediasi penyelesaian permasalahan pergantian Kepala Kampung di Desa Ugilipur, Distrik Geya, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Sabtu (3/12).

Dalam keterangan tertulis Satgas Pamtas Yonif Raiderr 142/KJ diterima Senin, (5/12) Danpos Karubaga Satgas Yonif Raider 142/KJ Kapten Inf Yulian Timur menyampaikan bahwa mediasi ini demi menghindari terjadinya kembali perang antar suku yang melibatkan kubu Wenison Wandik (Kepala Desa Lama) dengan kubu Lebok Kogoya (kepala Desa Baru) dimana kubu Wenison Wandik tidak terima atas pergantian Kepala Desa tertanggal 30 November 2022 lalu.

“Kita melaksanakan mediasi demi mencegah konflik antar suku, yang pertama yaitu kita lakukan dengan mengunjungi Kubu Wenison Wandik selaku Kepala Desa Lama dilanjutkan menemui kubu Lebok Kogoya selaku kepala Desa Baru,” ujarnya.

Danpos berharap dengan adanya mediasi ini semua permasalahan dapat dengan cepat terselesaikan, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Diharapkan agar kedua kubu bisa menahan diri dan tidak melakukan perang lagi apalagi suasana ke depan sudah menjelang perayaan Natal. Kamipun akan memfasilitasi bapak-bapak sekalian agar bisa bertemu dengan bapak Bupati,” jelas Danpos.

Mediasi ini sendiri dipimpin oleh Kapolres Tolikara AKBP Dicky Saragih. Hasilnya kedua kubu sudah menyepakati untuk berdamai dan tidak melanjutkan perang tersebut dengan membuat surat pernyataan masing-masing pihak.

Sementara itu, Pj Bupati Tolikara Marthen Kogoya menyampaikan bahwa sesuai dengan undang-undang, pelantikan yang dilakukan mantan Bupati yang lama melantik Kepala Kampung itu sah dan tidak bisa diubah.

Baca: Sejarah Hari Artileri Nasional yang Diperingati Tiap 4 Desember

“Saya hanya sebagai Pejabat Bupati sementara saja dan saya tidak berhak mengubah keputusan yang sudah di buat oleh mantan Bupati terkait pelantikan kepala kampung kemarin,” katanya.

“Saya berharap masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak ada lagi masalah ke depannya,” pungkas Marthen Kogoya. (rr)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER