Selasa, 28 November 2023

Pangdam XII/Tpr: Pemadaman Karhutla Butuh Helikopter untuk Waterboombing

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan mengatakan ada beberapa kesulitan yang dihadapi dalam pemadaman Karhutla di Kalimantan Barat sehingga diperlukan helikopter untuk waterboombing.

“Ada beberapa kesulitan diantaranya jauhnya sumber air dengan lokasi, lahan gambut yang dalam dan titik lokasi yang tidak bisa ditembus oleh kendaraan darat sehingga diperlukan helikopter untuk waterboombing,” kata Pangdam saat meninjau langsung Karhutla bersama Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto.

Lanjut Pangdam saat ini pihaknya bersama Kapolda dan Gubernur sedangkan memetakan titik api.

Baca Juga: 3 Pati TNI AU Dapat Anugerah Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama, Salah Satunya Dankopasgat

“Dari sini kita bisa tahu titik mana saja yang sudah dan belum dibuatkan embung-embung,” kata Pangdam

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan
(Foto: Penerangan Kodam XII/Tanjungpura)

Ia pun menghimbau untuk masyarakat Kalbar dan Kalteng, sesuai arahan Presiden agar menumbuhkan kesadaran bersama untuk saling menjaga agar tidak membakar hutan. Kalaupun ada yang membuka lahan dengan membakar agar mengikuti Perda dari Gubernur,

Setiap yang membuka lahan dengan batasan dua hektar agar lapor kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta menembusi pemilik lahan sekitarnya dan harus ditunggui apinya. Harus bergantian tidak boleh bersama-sama.

Baca Juga: 72 Siswa Lulusan Kodiklatal Perkuat Pasukan Khusus TNI AL

“Kita himbau mudah-mudahan tidak ada lagi yang bakar hutan dan kalaupun ada harus sesuai Perda dari Gubernur,” kata Pangdam.

Untuk personel yang di lapangan, Ia harap untuk tidak menyerah dan terus berjuang dan berusaha dalam melakukan upaya pemadaman. Namun demikian, Pangdam menekankan kepada personel harus tetap memperhatikan faktor keamanan.

“Karena bahaya sekali apabila terjebak dalam kawasan hutan yang terbakar selain itu juga kedalaman gambut bisa puluhan meter. Kalau kita terjerembab bahaya sekali. Terus semangat dan berdoa serta bekerjasama di lapangan,” katanya. (rr)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER