Rabu, 28 Februari 2024

Kisah Babinsa Pelda Imam Syafii, Ubah Sarang Miras Jadi Desa Wisata

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Bagi masyarakat Blitar dan sekitarnya tentu sudah tidak asing dengan tempat wisata Sumur Amber yang berlokasi di Dusun Duren, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Sumur Amber sendiri merupakan wisata pemandian alami yang lokasi sumber airnya tepat di bawah tiga pohon beringin besar. Sumber itu mengalirkan air yang sangat jernih dan dipercayai bisa menyembuhkan berbagai penyakit dalam.

Tapi tahukah bahwa salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Blitar itu dulunya merupakan sarang miras yang sering digunakan sekelompok orang untuk mengonsumsi miras.

Baca Juga: MTA Philindo 2023, Koarmada II Persiapkan Dua Kapal Cepat Rudal

Adalah Pelda Imam Syafii yang kesehariannya bertugas sebagai Babinsa Kodim 0808/Blitar yang mengubah tempat ini menjadi seperti sekarang ini.

“Selain digunakan warga untuk mengairi sawah dan mencuci baju, Sumur Amber ini dulunya juga sering digunakan kumpul anak-anak muda untuk mengkonsumsi minuman keras. Kalau sudah mabuk, ujung-ujungnya berkelahi dan membuat resah warga, Kalau hal ini dibiarkan saja, tentu dampak negatifnya akan meluas. Selain mengganggu lingkungan, tentunya juga akan dapat merusak moralitas anak-anak muda di desa ini, ujar Pelda Imam seperti dikutip Penerangan Kodam V/Brawijaya, Sabtu, (16/9).

Pelda Imam Syafii
(Foto: Penerangan Kodam V/Brawijaya)

Berkaca dari kondisi tersebut, Pelda Imam mulai berpikir dan berkeinginan untuk merubahnya menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Karena itu saya berpikir, ini tempat bagus, alami, tapi kok kurang terawat. Akhirnya saya mempunyai inisiatif, kalau tempat ini dirawat dan dibersihkan pasti akan bermanfaat,” ujarnya.

Baca Juga: Yuk, Intip Keseruan Prajurit 754/ENK Ikuti Kursus Memasak

Dari situlah muncul ide untuk menjadikan Desa Kandangan ini sebagai Desa Wisata dan punya kemandirian dengan memanfaatkan keberadaan Sumur Amber.

“Alhamdulillah masyarakat dan pemuda di sini juga sangat mendukung. Mulai saat itu, kami saling bergotong-royong membersihkannya dan melakukan berbagai pembenahan agar Sumur Amber ini dapat menjadi tempat wisata yang layak dan menarik seperti sekarang ini,” kata Pelda Imam. (rr)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER