Selasa, 5 Maret 2024

Dua Kapal Pemburu Ranjau dari Jerman Ditempatkan di Koarmada II

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Dua unit kapal pemburu ranjau jenis Mine Counter Meassure Vessel (MCMV), yakni KRI Pulau Fani-737 dan KRI Pulau Fanildo-372 bakal ditempatkan di Koarmada II.

“Kapal ini memang nantinya ditujukan kepada Koarmada II,” ungkap Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Rabu (31/5).

Nantinya, lanjut Ali, kapal pemburu ranjau yang sudah ada di Koarmada II akan dipertimbangkan untuk disebar ke Koarmada lainnya.

Baca Juga: Bertemu KSAD Italia, Jenderal Dudung Dukung Kerja Sama Bilateral, Apa Saja?

“Mungkin akan kita pertimbangkan untuk disebar ke Koarmada lain yang belum memiliki kapal pemburu ranjau,” ujar Ali.

Sementara untuk persiapan pengawak kedua kapal pemburu ranjau tersebut, Ali mengatakan para personel dari TNI AL sudah dikirim ke Jerman untuk mengikuti latihan selama beberapa bulan.

“Mereka berlatih di sana dan melaksanakan semua operasi-operasi tindakan perlawanan ranjau sesuai tugas dan fungsi dari kapal tersebut,” kata Ali.

KRI Pulau Fani-737 dan KRI Pulau Fanildo-372 menggunakm bahan baja non-magnetik serta memiliki Degaussing System dan dilengkapi penggerak motor elektrik untuk mengurangi kemagnetan kapal serta tingkat kebisingan.

Baca Juga: Pererat Hubungan Pertahanan, Asintel Kas Koopsudnas Terima Kunjungan Delegasi PAF

Panjang kedua kapal pemburu ranjau tersebut 61,3 m dan lebar 11,1 m, didukung peralatan sonar terbaru yang mampu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air serta memiliki Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mengidentifikasi dan menetralisir ranjau.

Keduanya juga dilengkapi Autonomous Underwater Vehicle (AUV) untuk membantu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air dan Unmanned Surface Vessel (UAV), yakni kapal tanpa awal untuk pemburuan ranjau. (at)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER