Rabu, 29 Mei 2024

AS dan Australia Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) dan Australia sepakat memperkuat kerja sama pertahanan guna menghadapi aktivitas militer Cina yang meluas. Dengan kerja sama militer ini, kedua negara akan menjaga stabilitas perdamaian dan mempertahankan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Dilansir dari Pacom.mil, Rabu (7/12), Pemerintah AS dan Australia mengeluarkan pernyataan setelah melakukan pertemuan Australia-United States Ministerial Consultations (AUSMIN) tahunan ke-32 di Washington. Pernyataan tersebut berupa komitmen aliansi pertahanan kedua negara untuk memastikan stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka serta menghormati kedaulatan berdasarkan prinsip-prinsip hukum internasional.

“Kami sepakat untuk memperdalam kerja sama pertahanan. Kami akan meningkatkan rotasi kehadiran pasukan AS di Australia. Hal ini termasuk rotasi satuan tugas pengebom, pesawat tempur, dan rotasi kemampuan Angkatan Laut AS dan Angkatan Darat AS di masa depan,” ujar Menteri Pertahanan AS Lloyd J. Austin III.

Dalam kerja sama ini, kedua negara akan mengintegrasikan industri pertahanan demi menciptakan kemampuan dan interoperabilitas untuk mencegah agresi dan melawan ancaman.

“Kami juga telah mengambil langkah-langkah untuk menciptakan basis industri pertahanan antara kedua negara. Kami perlu bekerja sama lebih erat untuk meningkatkan kemampuan militer dan mengembangkan teknologi baru,” ujar Menteri Pertahanan Australia Richard Marles.

Baca: Negara Balkan dan UE Eratkan Kemitraan di Tengah Konflik Ukraina

Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa sangat penting bagi semua negara mengelola dan bekerja sama agar persaingan strategis tidak berubah menjadi konflik. AS dan Australia berharap Cina dapat melibatkan diri dalam langkah stabilitas khususnya transparansi di bidang senjata nuklir. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER