Senin, 4 Maret 2024

Teken Kontrak dengan Kemhan, PTDI Siap Produksi Satu Unit Pesud CN235-220

BACA JUGA

Jakarta, IDM – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menandatangani kontrak pengadaan satu unit pesawat udara (Pesud) CN235-220 pada penyelenggaraan Indo Defence 2022 Expo & Forum, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (2/11).

Pengadaan CN235-220 ini merupakan pesawat ke-7 yang akan digunakan oleh TNI AL, khususnya Puspenerbal, sebagai pesawat patroli maritim.

Produk unggulan PTDI ini memiliki avionic system yang telah dimodifikasi dan di-upgrade dengan menggunakan teknologi terbaru berupa full glass cockpit dan display digital yang terintegrasi.

Momen penandatanganan kontrak CN235-220 ini disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto.

Selain itu, pada kesempatan yang sama Jokowi dan Prabowo juga turut meninjau model pesawat N219, N219 versi militer dan N219 Amphibi produksi PTDI.

Pengembangan pesawat N219 dan N219 Amphibi ini ditujukan untuk memenuhi jalur/rute penerbangan perintis dalam menjangkau pulau-pulau Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan (3TP).

Baca: Perkokoh Kemitraan, Airbus dan PTDI Teken MoU di Bidang MRO Helikoper dan Pesawat Militer

“Pada event internasional ini, kami mendapat kontrak pengadaan 1 unit pesawat CN235-220 dari Kemhan dan penandatanganan kontrak pembelian pesawat N219 sebanyak 11 unit untuk perusahaan swasta, Karya Logistik Indonesia (KLI) dengan konfigurasi angkut penumpang,” ungkap Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan seperti dikutip dari keterangan Humas PTDI.

“Selain itu, TNI AD berencana akan memesan 10 unit N219 versi militer yang pintu belakangnya dimodifikasi dengan sliding door untuk konfigurasi troops, transport logistics, dan medical evacuation,” tambahnya. (yas)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER