Jumat, 14 Juni 2024

Sinergi TNI AD-PT. Kimia Farma, Salurkan Vaksin Sampai Distribusi Sembako

Jakarta,IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama antara TNI Angkatan Darat dengan PT. Kimia Farma Diagnostika terkait penyaluran vaksin dan pendistribusian sembako untuk masyarakat.

Penandatangan kerja sama dari TNI AD diwakili oleh Aspers KSAD Mayor Jenderal TNI Wawan Ruswandi sedangkan dari Kimia Farma oleh Direktur Utama PT. Kimia Farma Diagnostika, drg. Ardhy Nugrahanto Wokas. Penandatangan perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di Mabesad, Jumat (21/1).

(Dok Dispenad)

Dalam sambutannya, Dudung menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT. Kimia Farma Diagnostika atas kepercayaannya kepada TNI AD untuk menyalurkan vaksin sekaligus pendistribusian sembako.

Kerja sama ini, menurut Dudung sejalan sejalan dengan kebijakan TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat khususnya dalam mengatasi pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia.

(Dok Dispenad)

Vaksin gotong royong yang nantinya akan didistribusikan adalah vaksin jenis sinopharm yang telah melewati berbagai riset dan uji klinis sehingga sudah mendapat ijin pemakaian dari BPOM. Pemakaian vaksin ini dapat dipastikan aman untuk masyarakat Indonesia.

“Vaksin gotong royong akan segera didistribusikan kepada satuan komando kewilayahan yang memiliki angka vaksinasi masih rendah,” ujar Dudung.

(Dok Dispenad)

Sementara untuk pendistribusian sembako, Dudung mengatakan akan memprioritaskan masyarakat yang memang sangat membutuhkan bantuan.

Direktur Utama PT. Kimia Farma Diagnostika, drg. Ardhy Nugrahanto mengatakan, suatu kehormatan bagi PT. Kimia Farma karena dapat berkolaborasi dan bekerjasama dengan TNI AD dalam pendistribusian vaksin gotong royong.

(Dok Dispenad)

Dikatakan Ardhy bahwa ada kendala tersendiri dalam memobilisasi massa dan pelayanan di daerah-daerah terpencil yang belum mampu dijangkau oleh pihaknya.

Menurutnya, kerja sama dengan TNI AD diyakini akan dapat mempercepat proses distribusi vaksin hingga tercapainya tujuan yaitu terciptanya herd immunity sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (nhn)

INFRAME

BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

EDISI TERBARU

sidebar
custom-ad-5

POPULER