Kamis, 30 Mei 2024

Khawatir Ancaman Rusia, Estonia Berencana Tambah Anggaran Pertahanan

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Perang antara Rusia dan Ukraina telah menyebabkan banyak negara meningkatkan kapabilitas pertahanan militer. Estonia, negara pecahan Uni Soviet, kini turut mempertimbangkan hal serupa dengan menambah anggaran pertahanan.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (30/3), Komandan Angkatan Bersenjata Estonia, Jenderal Martin Herem menilai bahwa negaranya perlu melipatgandakan anggaran pertahanan selama dua tahun ke depan agar dapat memiliki pasokan amunisi yang cukup ketika menghadapi kemungkinan serangan dari Rusia.

Baca Juga: Rusia Sebut AS, Inggris dan Ukraina Sebagai Dalang Penembakan Masal

“Jika Anda menunjukkan wajah Anda di perbatasan saya, kemenangan harus terjadi dengan sangat cepat: bukan dalam hitungan bulan atau tahun, tapi hari dan minggu,” kata Herem merujuk pada Presiden Rusia Vladimir Putin.

Hal itu ia ungkapkan karena khawatir akan invasi Rusia yang melebar ke negara-negara lain. Estonia sendiri berbatasan langsung dengan Rusia. Ia pun menilai kemungkinan konflik melebar tidak dapat dikesampingkan. Maka dari itu, Estonia harus mulai mempersiapkan diri secepat mungkin.

“Jika kami benar-benar yakin hal itu akan terjadi dalam tiga tahun, maka kami harus mengambil keputusan hari ini,” ujarnya.

Baca Juga: Inggris akan Tingkatkan Kapabilitas Nuklir

Selain itu, Herem mengatakan ia telah berbicara dengan otoritas kementerian pertahanan Jepang mengenai komponen yang dapat membantu Estonia memproduksi peralatan militer dengan lebih murah.

Sebelumnya, Putin membantah bahwa Rusia mempunyai rencana untuk menyerang negara anggota NATO mana pun. Namun, invasinya ke Ukraina telah menimbulkan kekhawatiran bahwa Rusia akan memulihkan kendali atas sebagian besar wilayah pecahan Uni Soviet.

Sejak Rusia aneksasi Krimea pada tahun 2014, Estonia juga telah menambah anggaran pertahanannya menjadi sekitar 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER