Senin, 27 Mei 2024

Kementerian Pertahanan Tandatangani Kontrak Senilai Rp2,24 Triliun Beli Produk Dalam Negeri

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak penggunaan produk dalam negeri senilai Rp2,24 triliun pada pelaksanaan Business Matching 2024 di Denpasar, Bali, Kamis (7/3).

“Telah dilaksanakan penandatanganan kontrak penggunaan produk dalam negeri pada sektor pertahanan sebesar Rp2,24 triliun dari total Rp9,3 triliun oleh Kementerian Pertahanan bersama PT Len dan PT Pindad untuk pengadaan amunisi, senjata, kendaraan tempur, dan kendaraan taktis serta sistem alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam),” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.

Baca Juga: Latihan Alap Gesit, Denhanud 473 Kopasgat Berhasil Tembak Jatuh Helikopter Tempur Musuh

Dikutip dari laman Antara, nilai kontrak untuk unit organisasi Pusat Alat Peralatan Pertahanan (Pus Alpalhan) di Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan dengan PT Len Industri (Persero) bernilai Rp335 miliar, sedangkan nilai kontrak dengan PT Pindad mencapai Rp1,90 triliun.

Kementerian Pertahanan menjadi salah satu kementerian/lembaga yang merealisasikan belanja produk lokal selama Business Matching 2024.

Baca Juga: 106 Penerjun Trisula Ikut Latihan Terjun Payung Penyegaran Statik

Selain itu, Kementerian Pertahanan menjadi penerima penghargaan penggunaan produk dalam negeri pada Business Matching 2024, untuk kategori Lembaga Negara dan Kementerian/Lembaga Dengan Anggaran Belanja Terbesar.

Selain Kementerian Pertahanan dua kementerian/lembaga lainnya adalah Kementerian Keuangan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. (nhn)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER