Sabtu, 2 Maret 2024

Kadispenad: Penanganan Stunting adalah Investasi Masa Depan

BACA JUGA

Palembang, IDM – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 yang mengangkat tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju”, TNI Angkatan Darat menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terkait dukungan pelaksanaan komunikasi, informasi, edukasi, dan publikasi program pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana, serta percepatan penurunan stunting.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari yang mewakili Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), dan Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi (ADPIN) Sukaryo Teguh Santoso sebagai perwakilan BKKBN yang dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (5/7).

Bersama dengan penandatanganan kerja sama ini sebagai upaya mengedukasi masyarakat terkait program pembangunan keluarga, keluarga berencana, serta percepatan penurunan stunting yang akan dilaksanakan oleh jajaran TNI AD di seluruh wilayah Indonesia secara resmi berlaku.

Baca Juga: Pangdam Cendrawasih Beberkan Kondisi Terkini Pilot Susi Air

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa, pencegahan stunting harus dimulai dari hulu, yaitu pada usia remaja dan pra nikah (calon pengantin).

“Menyiapkan calon pengantin yang sehat dan siap menjalani kehidupan rumah tangga, akan menghasilkan ibu hamil yang sehat secara fisik dan mental. Sehingga akan melahirkan generasi yang berkualitas dan bebas stunting,” ujarnya.

Sementara itu, Hamim mengatakan jika kerja sama ini menjadi komitmen TNI AD bersama BKKBN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Khususnya dalam penanganan stunting, yang selama ini menjadi masalah nasional.

“Masalah stunting apabila tidak ditangani, maka dampaknya akan panjang. Jadi, bagi kami (TNI AD), penanganan stunting adalah investasi masa depan untuk jangka panjang. Karena yang kita tanam hari ini, dampaknya tidak langsung kita rasakan dalam satu atau dua tahun, tetapi dalam jangka panjang. Kita akan bisa menghasilkan generasi penerus dengan SDM yang berkualitas. Termasuk dalam perekrutan prajurit TNI nantinya, bisa mendapatkan SDM yang berkualitas,” jelas Hamim.

Baca Juga: Panglima TNI Berangkatkan 2 Satgas Pamtas, Jaga Perbatasan RI-PNG

Kegiatan penandatanganan PKS tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan Temu Mobil Unit Penerangan (MUPEN) se-Jawa dan Sumatera, dan pelayanan Komunikasi, Informasi dan Edukasi Keluarga Berencana (KIE – KB) dalam event Temu Jawara 2023, yang digelar BKKBN dari tanggal 3 hingga 5 Juli 2023 di beberapa wilayah Jawa dan Sumatera, meliputi Jakarta, Banten, Lampung dan Palembang. Untuk rangkaian kegiatan wilayah Palembang, dipusatkan di Jakabaring Sport Center.

Selain itu, digelar pula beberapa kegiatan lain seperti pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), penyerahan bantuan kepada keluarga pra sejahtera dan ibu hamil yang berisiko stunting, serta bantuan alat teknologi tepat guna (ATTG), pelayanan kesehatan, pelayanan KB, donor darah, dan lain-lain. (nhn)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER