Minggu, 14 April 2024

Hadapi Korut, AS dan Korsel Sepakat Bentuk Badan Konsultatif Nuklir

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) telah sepakat untuk memperkuat kerja sama pertahanan melalui Deklarasi Washington. Melalui kesepakatan tersebut, kedua negara akan membentuk Badan Konsultatif Nuklir atau Nuclear Consultative Group (NCG) yang bertujuan untuk mencegah ancaman agresi nuklir Korea Utara (Korut).

Deklarasi Washington ini diraih setelah Presiden Joe Biden dan Presiden Yoon Suk Yeol bertemu di Gedung Putih, Washington, Rabu (26/4). Dalam pertemuan tersebut, Biden mengungkapkan aliansi dengan Korsel diperkuat di tengah serangkaian tindakan provokatif berupa uji coba rudal maupun pengembangan nuklir Korut.

Baca Juga: Pesawat Tempur MiG-31 Milik Rusia Jatuh Saat Jalani Latihan Terbang

“Perjanjian pertahanan bersama kita sangat kuat termasuk komitmen untuk memperluas pencegahan ancaman nuklir. Ini sangat penting dalam menghadapi meningkatnya ancaman Korut dan pelanggaran sanksi AS secara terang-terangan,” ujar Biden melansir Whitehouse.gov, Jumat (28/4).

Nantinya, NCG akan merumuskan pendekatan dan strategi menghadapi skenario ancaman nuklir yang berlandaskan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. Kedua negara akan dipersiapkan untuk bertahan dari serangan potensial melalui simulasi dan perencaan bersama.

Baca Juga: Cina Sepakat Pererat Kerja Sama Militer dengan Pakistan

Berdasarkan deklarasi ini AS maupun Korsel tidak akan mengembangkan persenjataan nuklir. Namun, Pentagon akan mengerahkan aset strategis seperti kapal selam nuklir ke wilayah perairan Korsel untuk pertama kalinya sejak awal 1980-an.

“Kedua negara kami telah sepakat untuk segera melakukan konsultasi presiden bilateral jika terjadi serangan nuklir Korut dan berjanji untuk menanggapi dengan cepat dan tegas menggunakan kekuatan penuh aliansi,” ungkap Yoon. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER