Sabtu, 25 Mei 2024

Cina Kecam Perluasan Militer AS di Filipina

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Cina memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengancam perdamaian regional dalam kesepakatan terkait memperluas akses pasukan ke pangkalan militer di Filipina. Kesepakatan tersebut akan membuat AS beroperasi dan berpatroli di pulau dekat Laut Cina Selatan.

“Fakta sangat jelas bahwa AS telah meningkatkan pengerahan militernya yang didorong oleh mentalitas zero-sum dalam mengejar kepentingan pribadi. Ini hanya akan menyebabkan lebih banyak ketegangan dan lebih sedikit perdamaian maupun stabilitas di kawasan regional,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Mao Ning melansir Fmprc.gov.cn, Rabu (5/4).

Baca Juga: Hadapi Ekspansi NATO, Rusia Perkuat Pertahanan Militer

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak dapat dipungkiri, tindakan AS akan menimbulkan tanggapan tegas berupa meningkatkan postur pertahanan dari negara-negara di kawasan termasuk Cina.

“Negara-negara di kawasan perlu memikirkan apa yang tepat untuk kawasan sehingga dapat membuat pilihan menciptakan perdamaian dan stabilitas regional,” jelasnya.

Baca Juga: Balon Pengintai Cina Diduga Mampu Kirim Data Intelijen Secara Langsung

Sebelumnya, AS dan Filipina mengumumkan empat lokasi pangkalan militer tambahan yang akan digunakan oleh pasukan AS sebagai bagian dari perjanjian Enhanced Defense Cooperation Agreement (EDCA). Melalui EDCA, pasukan AS memiliki akses ke sejumlah pangkalan militer Filipina sekaligus digunakan sebagai pusat gugus tugas gabungan.

Dari total sembilan lokasi, Pangkalan Udara Basa di Pulau Luzon, yang berdekatan dengan Pulau Taiwan, telah sepakat untuk direnovasi melalui dana bantuan AS senilai $25 juta. Selain itu, Pangkalan Udara di Pulau Balabac, ujung selatan Pulau Palawan, berada dekat dengat wilayah sengketa Laut Cina Selatan. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER