Sabtu, 25 Mei 2024

Ukraina Tolak Seruan Genjatan Senjata Rusia

BACA JUGA

JAKARTA, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak seruan genjatan senjata yang diusulkan Presiden Rusia Vladimir Putin. Zelenksy menyebut seruan tersebut sebagai ‘kedok’ untuk menghentikan kemajuan pasukan Ukraina di wilayah Donbas Timur.

Seruan Putin untuk gencatan senjata tersebut diumumkan atas dasar permintaan Kepala Gereja Ortodoks Rusia Patiark Kirill. Sebagian besar Gereja Ortodoks, khususnya yang ada di Rusia, merayakan hari natal yang jatuh pada tanggal 7 Januari menurut kalender Julian.

Dilansir dari President.gov.ua, Kamis (5/1), Zelensky mengatakan bahwa “Mereka sekarang ingin menggunakan Natal sebagai kedok, meski sebentar, untuk menghentikan kemajuan prajurit kita di Donbas lalu membawa peralatan, amunisi, dan pasukan yang dimobilisasi lebih dekat ke posisi kita.”

Menurut Zelensky, satu-satunya cara untuk mengakhiri perang adalah memukul mundur semua pasukan Moskow dari tanah Ukraina. Ia menekankan bahwa penolakan Rusia terhadap Formula Perdamaian yang diusulkan pada November tahun lalu, merupakan bentuk dari ketidakpedulian Rusia terhadap perdamaian dan keselamatan.

“Mereka yang melanjutkan teror terhadap negara kami, menolak tawaran kami untuk menghentikan agresi Rusia. Mereka ini tentu tidak menghargai hidup dan pasti tidak mencari perdamaian,” ujar Zelensky.

Baca: Tiru Prancis, AS dan Jerman Kirim Ranpur Lapis Baja ke Ukraina

Menanggapi usulan genjatan senjata Putin, Presiden Amerika Serikat Joe Biden turut mengatakan hal yang serupa dengan Zelensky. “Saya enggan menanggapi apa pun yang dikatakan Putin. Saya merasa menarik bahwa dia bersedia mengebom rumah sakit dan gereja pada tanggal 25 dan hari tahun baru. Maksudku, kupikir dia sedang mencari oksigen,” ujar Biden dilansir Reuters. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER