Minggu, 5 Mei 2024

Tingkatkan Fasilitas Pendidikan, Marinir Bedah Sekolah di Pedalaman Papua

Jakarta, IDM – Satgas Muara dan Perairan Papua Korps Marinir melaksanakan program Bedah Sekolah dengan merenovasi gedung SD Negeri Alguru yang berlokasi di pedalaman Papua, tepatnya di Desa Nonggoloit, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Kamis (27/01).

Marinir TNI AL menyadari bahwa pendidikan merupakan hak bagi seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali. Namun, kondisi ekonomi, budaya serta kontur wilayah menjadi rintangan tersendiri bagi banyak anak-anak pedalaman Papua untuk mendapatkan hak pendidikan.

Apalagi dengan kondisi gedung sekolah beserta sarana dan prasarana yang tidak memadai akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan anak-anak Papua terutama yang tinggal di pedalaman.

Program Bedah Sekolah ini tetap dilakukan meskipun di tengah kondisi tersebut, serta kondisi keamanan yang masih rawan dengan adanya gangguan Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP).

(Dok Dispen Kormar)

“Bedah sekolah ini bertujuan agar anak-anak merasa nyaman pada saat proses belajar mengajar, sehingga menimbulkan semangat untuk mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar tersebut. Selain itu bedah sekolah tersebut merupakan wujud kepedulian prajurit Marinir TNI AL untuk turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa yang diamanatkan oleh Undang Undang, sekaligus salah satu upaya untuk merebut hati dan pikiran rakyat,” ungkap Komandan Satgas Letkol Marinir Tri Yudha Ismanto.

Dilansir dari keterangan pers Dispen Kormar (Nduga), Senin (31/01), program Bedah Sekolah ini dilaksanakan selama 2 hari diantaranya dengan mengerjakan perbaikan ruangan kelas yang awalnya ruangan tersebut kurangnya pencahayaan dari luar sehingga perlu dilaksanakannya perbaikan jendela, pembuatan tiang bendera, pembuatan lonceng bel sekolah, pembuatan gapura, perbaikan jembatan, pembuatan papan nama sekolah, perbaikan papan tulis, dan pengecatan gedung sekolah.

Selain itu, prajurit Marinir TNI AL juga membuat kursi dan meja sekolah sebanyak 40 set yang dikerjakan selama 2 minggu untuk mengisi gedung sekolah yang belum ada meja dan kursi belajarnya. (yas)

INFRAME

BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

EDISI TERBARU

sidebar
custom-ad-5

POPULER