Minggu, 21 April 2024

Tes Rudal Korut Merupakan Simulasi Serang Korsel

BACA JUGA

IDM – Serangkaian peluncuran rudal Korea Utara (Korut) diakui Presiden Kim Jong Un sebagai uji coba senjata nuklir untuk melenyapkan target, khususnya simulasi serangan terhadap Korea Selatan (Korsel) setelah melakukan latihan gabungan dengan Amerika Serikat (AS) yang dianggap sebagai provokasi dan mengancam keamanan militer negaranya, dilansir dari KCNA, Senin (10/10).

Korut juga menganggap latihan gabungan militer AS dan Korsel sebagai latihan invasi, meskipun sekutu dengan tegas mengatakan bahwa latihan itu bersifat defensif. Oleh karena Kim melihat latihan tersebut sebagai ancaman militer, akhirnya Korut pun menggelar operasi taktis berupa peluncuran rudal dari 25 September hingga 9 Oktober. Rentetan operasi tersebut bertujuan untuk memeriksa kemampuan perang sekaligus peringatan keras bagi musuh.

“Melalui tujuh kali latihan peluncuran unit operasi nuklir taktis, menunjukkan aktualitas kekuatan tempur nuklir serta efektivitas militan dan kemampuan perang aktual negara kita yang sepenuhnya siap untuk menghantam dan memusnahkan objek-objek yang ditetapkan di tempat-tempat yang dituju,” ujar Kim.

Kim Jong Un menegaskan bahwa satuan militer Korut menunjukkan kesiapan dan keandalan pertahanan dalam menghadapi segala kemungkinan serangan. Kim pun menolak segala bentuk negosiasi dengan musuh dan berjanji untuk terus memperkuat operasi nuklir negaranya.

“Meski musuh ingin terus melakukan pembicaraan mengenai dialog dan negosiasi, kami tak ingin melakukan pembicaraan apa pun, dan tak ada yang perlu dibicarakan,” Ujar Kim.

Berdasarkan pernyataan Kim, Korut akan tetap mempertahankan postur respons nuklir mereka sembari mengamati situasi keamanan yang tidak stabil di Semenanjung Korea. Kim pun mengatakan bahwa ia tidak segan untuk bertindak tegas demi mempertahankan kedaulatan negaranya. (BP)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER