Gelar Latihan Tempur, TNI AU Kerahkan Jet Fighter F-16 dan Sukhoi

BACA JUGA

ads-custom-1

Lumajang, IDM – Suasana berbeda menghiasi langit Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Selasa (29/9). Puluhan pesawat tempur nampak berakrobat di atas langit Lumajang. Tak sekedar beratraksi, puluhan pesawat tersebut juga melakukan serangan ke sasaran yang ada di lapangan di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Lumajang. Namun itu bukan serangan sesungguhnya, melainkan atraksi perang yang dilakukan oleh TNI AU.

Latihan tempur dilaksanakan selama empat hari, sejak Sabtu (26/9) hingga Rabu (30/9) besok. Pada puncak latihan yang digelar hari Selasa (29/9) ini, Kepala Staf TNI AU (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo turut hadir menyaksikan akrobatik dan simulasi perebutan markas yang dilakukan oleh prajuritnya.

Satuan penerbang yang terlibat latihan perang udara ini berada di bawah komando Koopsau II yang menjaga kedaulatan dirgantara di Indonesia bagian tengah yang bermarkas pusat di Makasar, Sulawesi Selatan. Koopsau II TNI AU meliputi wilayah udara di atas Sulawesi, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Gelar Latihan Tempur, TNI AU Kerahkan Jet Fighter  F-16 dan Sukhoi
Photo Dok: Dispenau

“Ini memang latihan rutin tiap tahun. Tetapi setiap tahun kita selalu ada improvisasi, tidak stagnan. Seperti tahun ini kita ada kegiatan yang baru terutama pada malam hari,” ujar Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Latihan tempur bertajuk ‘Air Show Sikatan Daya 2020’ ini melibatkan 198 personel dari Koopsau II. Pesawat tempur yang diterjunkan oleh Koops AU II ini terdiri dari delapan Pesawat Tucano EMB-314, satu Pesawat C (Cassa) 212, lima Pesawat Hercules -130, tiga Pesawat Heli SA-330/NAS -332/EC-120 B, satu Pesawat KC-130, empat Pesawat T.50 Golden Eagle, delapan Pesawat F-16, enam Pesawat Sukhoi 27/30, empat Pesawat Sukhoi 27/30, dan sebuah Pesawat Boim 737.


Dalam salah satu adegan, nampak dua pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 3 dan pesawat tempur T501 dari Skadron 15, terlibat dalam pertempuran udara ke udara (Dogfight) di langit lapangan AWR Desa Pandanwangi. Kedua skadron udara tersebut sama-sama bermarkas di Lanud Iswahyudi, Maospati, Magetan Jawa Timur. Do-Fight atau pertempuran di udara itu merupakan pembuka dari latihan tempur yang digelar Koopsau II. Adapun simulasi perebutan lapangan tempur akan dilanjutkan pada Rabu (30/9) malam besok.

“Kita berterima kasih sekali kepada Pangdam V Brawijaya, Forkopimda khususnya bupati Lumajang serta Pemprov Jatim, atas dukungannya. Khususnya untuk kegiatan yang sampai malam hari,” papar Fadjar. Dalam latihan tempur tersebut, dua pesawat F-16 yang baru selesai di-upgrade, juga turut diikutsertakan. Melalui upgrade, pesawat F-16 tersebut bisa membawa persenjataan smart ammunition. Kemampuan tambahan juga dimiliki pesawat F-16 usai Up-Grading. Yakni kemampuan menembak tanpa harus melihat (beyond visual range) dan kamera pengintainya mampu melihat secara lebih detail.

“Untuk (upgrade pesawat yang baru) tahun depan kita sudah merencanakan pembaruan pesawat, tetapi masih menunggu persetujuan dari Kemenhan,” lanjut Fadjar. Selain itu, masih terdapat 8 pesawat F-16 lainnya yang saat ini masih dalam proses up-grading. Dari total 2 pesawat F-16 yang di up-grading, dua diantaranya melibatkan teknisi Indonesia yang bekerjasama dengan produsen Lockheed Martin. Adapun upgrading 7 pesawat F-16 lainnya sepenuhnya dikerjakan oleh teknisi Indonesia. (wan/man)

ads-custom-2

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

BERITA TERBARU

ads-custom-5

POPULER