Minggu, 26 Mei 2024

Kronologi Ledakan Gudang Amunisi di Ciangsana, Pangdam Jaya Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya TNI AD di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meledak pada Sabtu (30/3).

Adapun ledakan disebut menyebabkan getaran di sekitar lokasi kejadian. Berdasar video warga yang tersebar, bara api kebakaran juga nampak menyala dari gudmurah.

Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Muhammad Hasan menjelaskan bahwa indikasi ledakan terdeteksi sejak pukul 18.05 WIB. Saat itu ditemukan asap dari gudang nomor 6. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Baca Juga: Personel Satgas Indo RDB XXXIX-E/MONUSCO Terlibat Pembangunan Infrastruktur di Kongo

“Kami sudah mengecek seluruh lokasi, di arah pemukiman tidak ada korban jiwa. Kami tegaskan tidak ada korban jiwa,” kata Hasan, dikutip dari CNNIndonesia, Minggu (31/3).

Hasan menerangkan gudmurah yang meledak berisi amunisi yang sudah kedaluwarsa dan menjadi tempat pengembalian amunisi dari beberapa satuan. Sekitar 160 amunisi dan bahan peledak tersimpan dalam gedung nomor 6.

Kendati demikian, Hasan memastikan gudang penyimpanan amunisi TNI dilengkapi pengamanan berlapis. Ia menyebut hal itu meminimalisir dampak bila terjadi ledakan.

Baca Juga: Gudang Amunisi TNI AD Meledak, Pangdam Jaya: Akibat Kadaluarsa

“Dapat kami pastikan bahwa sistem pengamanan di gudang ini sudah aman karena sudah ada bungker dan tanggul-tanggul,” tutur Hasan.

Melansir okezone, Hasan mengatakan kebakaran telah padam pada Minggu (31/3) dini hari. Namun petugas pemadam kebakaran masih meneruskan penanganan dengan mendinginkan lokasi kejadian untuk menekan potensi dampak lain.

“Kita sudah melakukan langkah penanganan untuk pemadaman titik api dari gudang nomor 6 Gudmurah Kodam Jaya. Pukul 03.45 WIB tadi, dapat kita pastikan titik api sudah dipadamkan,” jelas Hasan. (un)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER