HANKAM

Kronologi Ledakan Gudang Amunisi di Ciangsana, Pangdam Jaya Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

gudmurah
ledakan hingga kebakaran terjadi di Gudmurah Kodam Jaya. (Sumber: tangkapan layar video warga)

Jakarta, IDM - Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya TNI AD di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meledak pada Sabtu (30/3).

Adapun ledakan disebut menyebabkan getaran di sekitar lokasi kejadian. Berdasar video warga yang tersebar, bara api kebakaran juga nampak menyala dari gudmurah.

Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Muhammad Hasan menjelaskan bahwa indikasi ledakan terdeteksi sejak pukul 18.05 WIB. Saat itu ditemukan asap dari gudang nomor 6. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Baca Juga: Personel Satgas Indo RDB XXXIX-E/MONUSCO Terlibat Pembangunan Infrastruktur di Kongo

"Kami sudah mengecek seluruh lokasi, di arah pemukiman tidak ada korban jiwa. Kami tegaskan tidak ada korban jiwa," kata Hasan, dikutip dari CNNIndonesia, Minggu (31/3).

Hasan menerangkan gudmurah yang meledak berisi amunisi yang sudah kedaluwarsa dan menjadi tempat pengembalian amunisi dari beberapa satuan. Sekitar 160 amunisi dan bahan peledak tersimpan dalam gedung nomor 6.

Kendati demikian, Hasan memastikan gudang penyimpanan amunisi TNI dilengkapi pengamanan berlapis. Ia menyebut hal itu meminimalisir dampak bila terjadi ledakan.

Baca Juga: Gudang Amunisi TNI AD Meledak, Pangdam Jaya: Akibat Kadaluarsa

"Dapat kami pastikan bahwa sistem pengamanan di gudang ini sudah aman karena sudah ada bungker dan tanggul-tanggul,” tutur Hasan.

Melansir okezone, Hasan mengatakan kebakaran telah padam pada Minggu (31/3) dini hari. Namun petugas pemadam kebakaran masih meneruskan penanganan dengan mendinginkan lokasi kejadian untuk menekan potensi dampak lain.

"Kita sudah melakukan langkah penanganan untuk pemadaman titik api dari gudang nomor 6 Gudmurah Kodam Jaya. Pukul 03.45 WIB tadi, dapat kita pastikan titik api sudah dipadamkan," jelas Hasan. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.