Kamis, 30 Mei 2024

KRI Kapak-625 dan KRI Panah-626 Resmi Perkuat Koarmada III

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Sebanyak dua Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 generasi ke-5 dan ke-6 telah resmi dikerahkan untuk memperkuat dan mempertahankan kedaulatan maritim Indonesia di wilayah Koarmada III.

Peresmian dua kapal yang diberi nama KRI Kapak- 625 dan KRI Panah-626 itu dilakukan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, di Dermaga Semenanjung Barat, Divisi Rekayasa Umum, PT PAL Indonesia, Rabu (17/5).

Baca Juga: Pangdam III/Siliwangi Minta Para Perwira Ajarkan Anggotanya Tentang Tripola Dasar

KSAL Muhammad Ali menyampaikan, kedua kapal perang produksi PT PAL Indonesia ini merupakan wujud pemenuhan kebutuhan alutsista TNI Angkatan Laut sesuai dengan perencanan strategi dan postur kekuatan yang telah ditetapkan. Sejalan dengan itu, PT PAL hadir untuk mengurangi ketergantungan terhadap negara asing dalam pengadaan alutsista.

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
Pengukuhan Komandan kedua KRI oleh KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali. (Foto: Dok. PT PAL Indonesia)

“Dengan dibangunnya kedua kapal ini akan semakin meningkatkan kekuatan dan kemampuan TNI Angkatan Laut sebagai komponen utama pertahanan negara. Dalam mengamankan kepentingan nasional dan menjaga kedaulatan di laut,” ujarnya.

Baca Juga: Penuhi Setiap Tugas Negara, KSAU Apresiasi Pengabdian Prajurit TNI AU

Penamaan KRI Kapak-625 sendiri memiliki makna filosofis dari senjata tradisional kapak, yang tahan terhadap berbagai tantangan maupun serangan musuh. Sedangkan KRI Panah-626 diharapkan mampu membidik sasaran secara cepat dan akurat seperti panah.

Sebagai informasi, kedua KCR 60m ini telah berhasil melalui beberapa rangkaian uji kelaikan Harbour Acceptance Test (HAT) dan Sea Acceptance Test (SAT), Firing Test (LFT) dan terakhir lulus Commodore Inspection dengan hasil sangat baik pada 10-11 April lalu. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER