Kamis, 22 Februari 2024

Ini Tanggapan Panglima Terkait 2 Prajurit Pandawa yang Gugur Ditembak KKB

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menanggapi kembali gugurnya dua prajurit Pandawa Kostrad berinisial Pratu S dan Prada P yang ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Kamis, (30/11/2023).

Menurutnya saat ini akan digunakan langkah terakhir yaitu “Hard Power” (mengerahkan seluruh kekuatan) karena KKB sudah melakukan dengan menyerang.

Baca Juga: KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 Akan Tempuh Tiga Minggu Pelayaran ke Palestina

“Kemudian tentang penanganan Papua, kan saya sudah sampaikan bahwa penanganan Papua kita harus smart power ya, kemudian menggunakan soft power dan menggunakan hard power untuk jalan terakhir, seperti yang mereka sekarang sudah menyerang, kita ya kita gunakan hard power,” kata Agus saat memimpin upacara Sertijab KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Mabesad, Jumat, (1/12).

Ia pun menyampaikan dengan adanya prajurit yang kembali gugur ia selaku Panglima TNI menyampaikan duka cita kepada prajurit-prajurit terbaik itu.

Baca Juga: Ini Fasilitas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 yang Tak Dimiliki RS Kelas C di Darat

“Jadi seperti itu, dengan adanya prajurit yang gugur saya selaku Panglima TNI berduka cita pada prajurit-prajurit terbaik, kita akan memenuhi hak dan kewajibannya kita penuhi dengan ada dari Asabri itu 450 juta, kemudian juga ada 12 kali gaji itu satu tahun ya terbitan gaji penuh. Kemudian ada dari BRI, BJB, kurang lebih hampir 600 juta lebih lah,” kata Panglima TNI. (rr)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER