Rabu, 28 Februari 2024

Hadapi Dinamika Ancaman, Presiden Korut Serukan Peningkatan Angkatan Laut

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menyerukan agar Angkatan Laut negaranya terus meningkatkan kekuatan militer. Permintaan itu menyusul tindakan Amerika Serikat (AS) yang menurutnya telah mengubah perairan Semenanjung Korea menjadi “tidak stabil dengan bahaya perang nuklir”.

Dilansir dari Kcna.kp, laman resmi pemerintah Korut, Selasa (29/8), Kim menyampaikan pidato dalam rangka memperingati Hari Angkatan Laut di Komando Angkatan Laut Pyongyang.

“Baru-baru ini, para geng AS, Jepang dan Korea Selatan (Korsel) mengumumkan bahwa mereka akan melakukan latihan militer gabungan tripartit secara teratur,” kata Kim.

Baca Juga: Rusia Klaim Tembak Jatuh Drone Ukraina yang Mendekati Moskow

“Karena tindakan konfrontatif yang ceroboh dari AS dan kekuatan musuh lainnya, perairan di Semenanjung Korea telah menjadi pusat konsentrasi alat perang terbesar di dunia, dan menjadi perairan yang paling tidak stabil dengan bahaya perang nuklir,” tambahnya.

Kim menegaskan agar Angkatan Laut senantiasa menjaga kesiapan dan kewaspadaan perang. Ia juga berkomitmen untuk menambah modernisasi persenjataan.

“Angkatan Laut Korut akan menjadi komponen pencegahan nuklir negara yang menjalankan tugas strategisnya,” ujarnya.

Baca Juga: Swedia Mendakwa Warga Negaranya yang Bekerja untuk Badan Intelijen Rusia

Pernyataan Kim itu mengacu pada KTT AS, Jepang dan Korsel di Camp David pada pertengahan Agustus lalu. Dal pertemuan tersebut, mereka sepakat untuk mempererat kerja sama militer serta memproyeksikan persatuan dalam menghadapi meningkatnya kekuatan Cina dan ancaman nuklir Korut.

AS dan Korsel telah memulai latihan Ulchi Freedom Shield, yang dirancang untuk meningkatkan tanggapan bersama terhadap postur konfrontasi Korut. Sementara, Kim menilai kegiatan itu sebagai latihan perang. (bp)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER