Selasa, 27 Februari 2024

Press Tour Media Dirgantara 2023, Mengenal Lebih Dekat Lanud Iswahjudi yang Jadi Home of Fighters

BACA JUGA

Madiun, IDM – Keberadaan Lanud Iswahjudi menjadi bagian penting dari postur pertahanan udara Indonesia. Pangkalan TNI AU yang telah berdiri sejak tahun 1939 ini kerap dijuluki sebagai Home of Fighters atau rumah bagi para penerbang tempur.

Julukan tersebut diberikan lantaran Lanud Iswahjudi merupakan satu-satunya lanud yang menjadi homebase dari tiga skadron tempur, di bawah pembinaan Wing Udara 3.

Komandan Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb Yoga Ambara mengungkap ketiga skadron tersebut meliputi Skadron Udara 3, Skadron Udara 14, dan Skadron Udara 15.

Baca Juga: Mayor Sensa, Perwira Penerbang TNI AL Pertama Jajal Jet Tempur Rafale

Masing-masing Skadron pun turut dilengkapi dengan jenis pesawat tempur tertentu. Sebagai contoh, Yoga mengungkap jika Skadron Udara 15 diperkuat dengan pesawat tempur T-50i buatan Korea Selatan.

“Skadron 15 juga bertugas sebagai sarana Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur (KPTPT),” jelas Yoga dalam paparannya di hadapan sejumlah awak media saat Press Tour Media Dirgantara 2023 di Lanud Iswahjudi, Madiun, Rabu (23/8).

Selanjutnya, terdapat pesawat tempur F-16 C/D yang dioperasionalkan oleh Skadron Udara 14. Adapun kekuatan Skadron Udara 3 dilengkapi dengan pesawat tempur F-16 AM/BM buatan Amerika Serikat (AS).

Selain ketiga skadron tersebut, Lanud Iswahjudi juga memiliki Skadron Teknik (Skatek) 042 yang disebut Yoga merupakan satu-satunya skadron teknik di Indonesia dengan kemampuan untuk melakukan upgrade pesawat tempur F-16.

Kolonel Pnb Yoga Ambara
Danwing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb Yoga Ambara saat memberi paparan kepada awak media saat Press Tour Media Dirgantara 2023. (IDM/Yuli Ari)

Baca Juga: PT Pindad Sukses Laksanakan Uji Tembak Tank Harimau

Program upgrade tersebut dikenal dengan Falcon Star-Enhanced Mid Life Update (eMLU). Dalam pogram ini, kemampuan pesawat tempur F-16 dari sisi avionik maupun persenjataan akan meningkat secara signifikan.

Pada kesempatan yang sama, Yoga mengungkap jika Lanud Iswahjudi menjadi satu-satunya Skadron yang memiliki semua sistem perlengkapan latihan TNI AU.

Yoga kemudian menganalogikan Lanud Iswahjudi layaknya padepokan silat, di mana setiap personel harus terus berlatih untuk meningkatkan kapabilitas individu sekaligus meningkatkan efek gentar (detterent effect) Indonesia secara umum.

“Di sini kita seperti padepokan silat. Di sini kita dilatih, yang pada intinya supaya negara lain tahu kekuatan dan kemampuan kita, agar mereka tidak memandang remeh Indonesia,” sambungnya.

Baca Juga: Pura-pura Jadi Pembeli, KKB Tembak Penjaga Kios di Ilaga, Papua Tengah

Adapun sejumlah latihan yang dilaksanakan di Wing 3 Lanud Iswahjudi untuk meningkatkan efek gentar tersebut meliputi Flight Lead Course, Mission Commander Course, Mission Oriented Training, dan Fighter Weapon Instructor Course.

Sejalan dengan yang dijelaskan oleh Danwing 3, Kadispenau Marsma TNI R. Agung Sasongkojati mengungkap alasan lanud ini dijadikan sebagai tujuan pertama Press Tour Media Dirgantara 2023

“Masyarakat bisa melihat bagaimana sebuah pangkalan udara beroperasi, pesawat tempur dioperasikan, hingga bagaimana perawatannya,” jelas Agung.

“Jadi, masyarakat bisa tahu juga jika kita (TNI AU) sanggup untuk merawat dan mengoperasikan pesawat-pesawat ini,” pungkasnya. (yas)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER