Kamis, 22 Februari 2024

Kronologi Gugurnya 4 Prajurit Kostrad yang Ditembak KKB di Distrik Paro

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto membenarkan empat prajurit Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad) gugur setelah kontak tembak dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (25/11/2023).

Panglima mengatakan, saat itu anggota Satgas diserang ketika memburu anggota KKB yang membunuh masyarakat di daerah Paro. Baku tembak antara KKB dan prajurit TNI tak bisa dihindari. Empat prajurit TNI gugur dalam insiden tersebut.

Baca Juga: Prabowo Serahkan 153 Motor untuk TNI-Polri di Tuban: Jaga Disiplinmu

“Itu pengejaran kemarin yang OPM membunuh masyarakat yang ada di Paro itu,” kata Agus saat menghadiri Rakornas Sentra Gakkumdu Bawaslu di Jakarta Pusat, seperti dikutip dari Kompas, Senin (27/11).

Agus pun menyampaikan duka cita dan memastikan empat prajurit yang gugur telah mendapatkan santunan sesuai hak dan dalam proses pemakaman.

Baca Juga: Aksi Menembak Sniper Taifib Marinir dan US Marsoc di Bogor

“Ya kita semua turut berduka cita ya, kita sudah berikan santunan sesuai dengan hak-hak dia,” kata Agus.

Berdasarkan keterangan yang diterima Indonesiadefense.com empat korban adalah Praka YL, Praka DB, Pratu MF, dan Prada D. (rr)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER