Senin, 27 Mei 2024

Panglima TNI dan Panglima Angkatan Bersenjata Australia Jajal Sejumlah Senjata Pindad

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono dan Panglima Angkatan Bersenjata Australia, General Angus Campbell mengunjungi PT Pindad, Rabu, (5/7).

Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose beserta Jajaran Direksi menyambut kunjungan Panglima AB Australia, Panglima TNI beserta rombongan di Auditorium Gedung Direktorat Pindad, Bandung. Kunjungan ini dalam rangkaian kegiatan sidang The 11th Australia-Indonesia High Level Committee (AUSINDO HLC).

“Merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami untuk menerima kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Australia dan Panglima TNI ke PT Pindad. Kami berharap pertemuan pada hari ini dapat menghasilkan diskusi komprehensif untuk mendukung kerja sama yang baik antara Australia dan Indonesia di masa mendatang,” kata Abraham Mose.

Baca Juga: Kepala Bakamla RI Paparkan Strategi Wujudkan Tata Kelola Keamanan Laut

Pada kesempatan tersebut saat plant tour Panglima AB Australia dan Panglima TNI Terlihat antusias saat menyaksikan defile alutsista TNI yang diproduksi PT Pindad meliputi Anoa APC, Anoa Amphibious, Ranpur Badak, Rantis Komodo, Rantis Maung varian pertama, Kendaraan Operasional (Ranops) Maung terbaru, MV3 varian Komando (hardtop) dan MV3 varian Tangguh (Spartan, atap terbuka) serta kendaraan listrik roda 2 Moto EV. Selain produk pertahanan, PT Pindad juga menampilkan berbagai produk industrial seperti alat berat Pindad Excava serta alat preservasi jalan Motor Grader dan Soil Compactor.

Pindad
(Foto: Dok. PT Pindad)

Mereka juga berkesempatan untuk menjajal senjata Designated Marksman Rifle (DMR) SPM-1, Senapan Serbu AM-1, dan Pistol G2 Elite serta Pistol Armo IPSC di lapangan tembak PT Pindad.

Senjata DMR SPM-1 kaliber 5.56 mm x 45 memiliki desain ergonomic dan masih merupakan bagian dari seri SS-2. DMR SPM-1 ini memiliki jarak tembak efektif sejauh 400 meter jika menggunakan alat bidik mekanik serta 600 meter untuk alat bidik optik. DMR SPM-1 memiliki kecepatan tembakan 720-820 butir/menit, dimana kapasitas magasen standar 20 peluru tetapi dapat digunakan juga dengan kapasitas 30 peluru. Senapan DMR SPM-1 dapat dipasangi peredam suara sehingga tembakan dapat terjadi secara senyap.

Pindad
(Foto: Dok. PT Pindad)

Baca Juga: KRI Tuna-876 Akan Perkuat Koarmada I, Ini Spesifikasi Senjata Kapal PC-60 Made in Batam

Sementara AM-1 merupakan senapan serbu kaliber 5.56 x 45 mm NATO dengan prinsip kerja Gas Operated & Piston. Senapan ini memiliki Panjang laras 14,5 Inchi dilengkapi dengan popor teleskopik yang bisa direntangkan ke belakang (ditarik). Senapan serbu ini memiliki panjang total 881 mm pada keadaan popor terentang penuh dan 797 mm pada kondisi popor posisi normal. Sedangkan bobot senapan AM-1 adalah 3,25 kg, tergolong ringan dan memudahkan pengguna untuk mobilisasi dan mengoperasikan senjata.

Dari segi desain, AM-1 menggunakan aim lock pada bagian hand guard untuk pengaplikasian aksesoris dan alat optic tambahan. Selain itu, AM-1 memiliki vertical grip untuk memudahkan pengguna dalam mengoperasikan senapan serbu ini. (rr)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER