
Pemimpin Tertinggi Iran Tekankan Syarat Utama Damai dengan AS
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan bahwa perdamaian dengan Amerika Serikat (AS) bergantung pada penghentian serangan Israel terhadap Lebanon.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan bahwa perdamaian dengan Amerika Serikat (AS) bergantung pada penghentian serangan Israel terhadap Lebanon.

Lebanon dan Israel telah berunding mengenai rencana untuk membentuk zona percontohan di Lebanon Selatan, wilayah yang diduduki Pasukan Bersenjata Israel (IDF).

Delegasi Amerika Serikat (AS) dan Iran akhirnya melakukan perundingan putaran pertama di Swiss, yang berakhir pada Senin (22/6) dini hari waktu setempat.

Kolonel Pnb Krisnayogi menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat "Best Research Paper" dalam program 40th Staff Course/2nd Staff Course in English (SCE-2). Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas karya tulis akademik terbaik selama pendidikan berlangsung.

Kisah heroik dan menyentuh hati datang dari seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang berhasil selamat dari serangan bom di medan penugasan Lebanon. Ia adalah Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa pihaknya siap melanjutkan proses diplomatik dengan Amerika Serikat (AS). Namun, AS harus serius menghormati kesepakatan dan memastikan Israel mematuhi ketentuan dalam Nota Kesepahaman (MoU).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa Pasukan Bersenjata Israel (Israel Defense Forces/IDF) akan tetap berada di Lebanon "selama diperlukan".

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan bahwa Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepakatan yang akan ditandatangani antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait kesepakatan damai dapat menekan ketegangan di kawasan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa berakhirnya perang di semua front, termasuk menghentikan serangan Israel di Lebanon, adalah "prasyarat" dalam kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS).

Iran meminta agar serangan militer Israel terhadap Lebanon dihentikan. Permintaan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi saat berkomunikasi dengan Menlu Irak Fuad Hussein, Menlu Mesir Badr Abdelatty, dan Menlu Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan.