Pemerintah menegaskan pengiriman 744 prajurit TNI dalam rotasi pasukan perdamaian ke Lebanon akhir Mei 2026 dilakukan dengan pendekatan pertahanan yang lebih adaptif terhadap eskalasi konflik kawasan Timur Tengah.
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, memastikan kesiapan 742 personel pasukan perdamaian TNI untuk merotasi dan menggantikan pasukan Indonesia yang saat ini berada di Lebanon.
TNI kembali mengirimkan 734 prajurit ke Lebanon. Hal ini dipastikan saat Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, menyematkan Baret United Nations kepada para Komandan Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2026 di Statue of Peacekeeper PMPP TNI, Sentul, Bogor, Senin, (11/5).
Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Mohammad Fadjar mengunjungi markas Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/5).
TNI memberikan penghormatan terakhir kepada Kopda Anumerta Rico Pramudia, prajurit TNI yang gugur dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem Hizbullah menolak negosiasi langsung dengan Israel dan menguraikan lima poin guna menyelesaikan konflik. Ia menegaskan, pihaknya akan melanjutkan “perlawanan defensif” dan tidak akan melucuti senjata.
Gugurnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, personel TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menjadi duka nasional.
Lebanon akan meminta Israel untuk berhenti merobohkan rumah warga di desa Lebanon Selatan, yang diduduki Israel. Lebanon juga akan meminta Israel untuk gencatan senjata tambahan antara keduanya.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta prajurit tetap menjaga kesiapsiagaan di wilayah masing-masing. Pesan tersebut disampaikan dalam amanat upacara bendera bulanan kepada seluruh satuan TNI.