Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkhawatirkan keamanan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang diduduki Rusia. Ia memperingatkan adanya ancaman serius bahwa Rusia tengah mempersiapkan serangan terhadap kompleks PLTN terbesar di Eropa tersebut.
Human Rights Watch (HRW) mengatakan mereka menemukan bukti bahwa pasukan Ukraina telah menggunakan ranjau darat anti-personil yang dilarang di medan tempur berdasarkan hukum internasional. Ranjau itu disebut digunakan untuk merebut kembali wilayah yang diduduki Rusia.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyebutkan bahwa pemberontakan kelompok tentara bayaran Wagner merupakan sebuah masalah internal yang mempengaruhi kondisi konflik di Ukraina. Menurutnya, insiden tersebut juga mengungkapkan adanya "keretakan" di kepemimpinan Rusia.
Rusia dilaporkan telah meluncurkan rudal ke beberapa titik kota Kramatorsk, Ukraina Timur pada beberapa waktu lalu. Serangan itu dilakukan usai Wagner pindah ke Belarus.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan terima kasih kepada pasukan keamanan dan penduduk Rusia karena telah bersatu menentang pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok tentara bayaran Wagner pada beberapa waktu lalu.
Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu akhirnya muncul kembali di hadapan publik dan melakukan inspeksi di sebuah pos komando Rusia. Shoigu muncul tidak lama setelah pemberontakan tentara bayaran Wagner berakhir pada beberapa waktu lalu.
Cina menyatakan dukungan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mempertahankan stabilitas nasional negaranya usai pasukan tentara bayaran Wagner berencana melakukan pemberontakan oleh pada beberapa waktu lalu.
Pasukan tentara bayaran Wagner dilaporkan telah menarik diri dari kota Rostov di Rusia. Langkah itu dilakukan setelah mereka membatalkan pemberontakan di Ibu Kota Moskow atas perintah pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin pada beberapa waktu lalu.
Pemerintahan Rusia secara tegas menolak pemberontakam senjata yang dilakukan oleh kelompok tentara bayaran Wagner pada beberapa waktu lalu. Tindakan itu disebut bertujuan untuk mengacaukan situasi di Rusia dan menguntungkan musuh eksternal.
Australia memutuskan untuk meningkatkan anggaran bantuan militer ke Ukraina hingga $100 juta dalam jangka waktu dekat. Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen membantu Ukraina memukul mundur pasukan Rusia