Australia Tambah Bantuan Militer ke Ukraina Hingga $100 Juta

Jakarta, IDM - Australia memutuskan untuk meningkatkan anggaran bantuan militer ke Ukraina hingga $100 juta dalam jangka waktu dekat. Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen membantu Ukraina memukul mundur pasukan Rusia.
Dilansir dari The Guardian, Senin (26/6), Perdana Menteri Anthony Albanese mengumumkan bahwa bantuan terbaru itu mencakup 28 kendaraan lapis baja M113, 14 kendaraan operasi khusus, 28 truk MAN 40M, 14 trailer dan ratusan amunisi artileri 105mm.
“Paket bantuan ini merupakan bentuk menanggapi permintaan kendaraan dan amunisi Ukraina, dan akan membuat perbedaan nyata di medan perang," kata Albanese.
Baca Juga: Pererat Kerjasama Pertahanan, Kapal Induk Ronald Reagan Tiba di Vietnam
Selain alutsista, Australia juga akan mengirim bantuan kemanusiaan dengan total $10 juta. Dana tersebut ditargetkan untuk membantu penyediaan tempat tinggal, layanan kesehatan, air dan sanitasi.
“Keluarga Ukraina, orang tua dan anak-anak telah menanggung kerugian yang sangat besar akibat invasi Rusia. Kontribusi Australia sebesar $10 juta untuk Dana Kemanusiaan Ukraina akan mendukung kebutuhan mereka,” ujarnya.
“Kami mendukung upaya internasional untuk memastikan agresi Putin gagal dan memastikan kedaulatan serta integritas teritorial Ukraina," tambahnya.
Baca Juga: Kelompok Wagner Batal Kudeta, Kepemimpinan Putin Dipertanyakan
Albanese menjelaskan, keputusan pemerintahannya itu tidak didorong oleh peristiwa konflik internal yang terjadi antara Wagner dan Putin. Menurutnya, rencana bantuan tambahan bagi Ukraina itu sudah di bentuk sejak beberapa bulan lalu.
Australia merupakan salah satu negara Non anggota NATO yang memberikan dukungan skala besar ke Ukraina. Selain itu, mereka juga telah melarang ekspor bijih aluminium dan bauksit sebagai upaya menekan perekonomian Rusia. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































