Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono secara simbolis menyerahkan 46.082 kilogram bantuan TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Korps Marinir memberangkatkan 217 personel Pasmar 2 menuju wilayah terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8). Rombongan pasukan bertolak dari Dermaga Semampir Koarmada II Surabaya menumpangi KRI Soeharso-990.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau kesiapan bantuan logistik yang akan dikirimkan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Peninjauan dilakukan di Satuan Angkutan Air (Satangair) Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (19/8). Dalam pengiriman tersebut, TNI Angkatan Darat memberangkatkan Kapal ADRI-XCII BM yang mengangkut berbagai kebutuhan darurat, termasuk dua unit ambulans dan lima unit truk, untuk mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat di wilayah bencana.
Bagi Mayor CBA Rio Sibarani ini adalah kali keduanya memimpin pemberangkatan Kapal XCII (92) BM untuk misi kemanusiaan bencana alam. Sebelumnya, Rio memimpin keberangkatan logistik untuk bencana di Sumatra, kali ini ia bersama kru harus berangkat ke Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan tujuan yang sama.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan TNI AD akan fokus membantu fasilitas air untuk korban bencana gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak baru saja melepas keberangkatan Kapal Rumah Sakit TNI AD, ADRI 92. Kapal ini nantinya akan beroperasi penuh untuk bantu korban bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memastikan para prajurit Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/Wakanga Mere ikut terjun dalam penanganan gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Komitmen TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam membantu penanganan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya diwujudkan melalui pengerahan sejumlah pesawat angkut untuk mendistribusikan bantuan. Di sisi lain, TNI AU juga mengerahkan personel tenaga kesehatan (Nakes) ke lokasi bencana.
TNI AL memberangkatkan kapal bantu rumah sakit KRI Soeharso-990 menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mempercepat penanganan darurat korban gempa bumi, Selasa (18/8). Kapal ini mengangkut ribuan paket sembako, alat berat, serta ratusan personel Korps Marinir.
Kapal perang KRI Bung Hatta-370 bersandar di Pelabuhan Reo membawa muatan logistik untuk warga terdampak gempa berkekuatan magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8). Prajurit langsung mengangkut muatan bahan pokok menuju kantong-kantong pengungsian.