TNI berupaya agar seluruh titik-titik yang menjadi lokasi gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terjangkau bantuan. Diketahui, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7.7 mengguncang NTT, berpusat di Nagekeo, Laut Flores, Sabtu (15/8), yang kemudian diikuti gempa susulan.
Tim Pusat Geospasial TNI Angkatan Udara (Pusgeosau) bergerak menuju sejumlah wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melaksanakan pemotretan udara
TNI AL menyalurkan belasan ton logistik untuk warga terdampak gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui jalur laut dan udara, Jumat (21/8). Kapal perang KRI Bung Hatta-370 merapat di dermaga membawa 13,4 ton muatan pangan, sementara helikopter Bell-412 diterbangkan langsung menjangkau warga di wilayah terisolasi.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono secara simbolis menyerahkan 46.082 kilogram bantuan TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Korps Marinir memberangkatkan 217 personel Pasmar 2 menuju wilayah terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8). Rombongan pasukan bertolak dari Dermaga Semampir Koarmada II Surabaya menumpangi KRI Soeharso-990.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau kesiapan bantuan logistik yang akan dikirimkan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Peninjauan dilakukan di Satuan Angkutan Air (Satangair) Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (19/8). Dalam pengiriman tersebut, TNI Angkatan Darat memberangkatkan Kapal ADRI-XCII BM yang mengangkut berbagai kebutuhan darurat, termasuk dua unit ambulans dan lima unit truk, untuk mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat di wilayah bencana.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan TNI AD akan fokus membantu fasilitas air untuk korban bencana gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
TNI Angkatan Darat mengirimkan Kapal Rumah Sakit ADRI 92 untuk bantu korban bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memastikan para prajurit Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/Wakanga Mere ikut terjun dalam penanganan gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).