
Pemerintah Rusia Ungkap Alasan Penambahan Jumlah Tentara
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengungkapkan alasan penambahan jumlah tentara Rusia adalah untuk mengatasi ancaman dan ketidakstabilan yang berkembang di wilayah perbatasan Rusia.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengungkapkan alasan penambahan jumlah tentara Rusia adalah untuk mengatasi ancaman dan ketidakstabilan yang berkembang di wilayah perbatasan Rusia.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ukraina mengatakan bahwa Rusia telah meluncurkan sekitar 8.060 drone Shahed yang dikembangkan Iran untuk menghancurkan fasilitas Ukraina sejak perang pecah pada dua tahun lalu.

Presiden Vladimir Putin memperingatkan bahwa negara-negara Barat akan perang dengan Rusia jika mereka mengizinkan Ukraina menyerang teritorial Moskow dengan rudal jarak jauh.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menolak tuduhan Barat yang mengatakan bahwa negaranya telah mengirim rudal balistik ke Rusia. Ia pun menyebut sanksi yang dijatuhkan Baeat hanya menambah masalah baru.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan bahwa Rusia telah menerima rudal balistik yang dikirim Iran untuk digunakan melawan Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut latihan militer dengan negara sahabat termasuk Cina sangat penting di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan dominasi Amerika Serikat (AS).

Kementerian Pertahanan Cina mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar latihan gabungan angkatan laut dan udara dengan Rusia pada bulan ini, sebagai bentuk mempererat hubungan militer kedua negara.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali dan Duta Besar Federasi Rusia Sergei Gennadievich Tolchenov membahas sejumlah rencana kerja sama di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Senin (9/9).

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Ukraina membutuhkan 'energi baru', sehingga ia merombak kabinet di tengah perang melawan Rusia.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak menganggap enteng batas 'garis merah' Rusia.