Jakarta, IDM โย Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan bahwa Rusia telah menerima rudal balistik yang dikirim Iran untuk digunakan melawan Ukraina.
Blinken pun mengungkapkan, Pemerintah AS telah secara langsung memperingatkan Iran resiko dari memasok rudal balistik ke Rusia, yang akan menimbulkan eskalasi.
“Rusia telah menerima pengiriman rudal balistik ini, dan kemungkinan akan menggunakannya dalam beberapa minggu di Ukraina, untuk melawan Ukraina,” kata Blinken mengutip informasi intelijen AS, melansir Reuters, Rabu (11/9).
Baca Juga: Puluhan Negara Bahas Implikasi Penggunaan AI di Ranah Militer
Lebih lanjut, ia menyebut Iran telah melatih puluhan personel militer Rusia untuk menggunakan sistem rudal balistik jarak dekat Fath-360, yang memiliki jangkauan maksimum 121 km.
Selain itu, perwakilan Kementerian Pertahanan Rusia juga diyakini telah menandatangani kontrak dengan pejabat Iran untuk Fath-360 dan sistem rudal balistik lainnya pada Desember tahun lalu.
“Rudal Iran dapat digunakan pada target yang lebih dekat, sehingga memungkinkan Rusia menggunakan lebih banyak persenjataannya untuk target yang lebih jauh dari garis depan,” imbuh Blinken.
Sebelumnya, intelijen AS juga melaporkan bahwa Iran telah memasok drone Shahed yang digunakan Rusia dalam perang melawan Ukraina.
Baca Juga: Swedia Umumkan Bantuan Militer Baru untuk Ukraina Senilai US$444 Juta
Sementara, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanani menolak tuduhan itu dan menyebut AS sengaja menyebarkan propaganda untuk menutupi dukungan AS terhadap genosida di Jalur Gaza.
“Menyebarkan berita palsu dan menyesatkan tentang transfer senjata Iran ke beberapa negara hanyalah sebuah propaganda buruk dan kebohongan dengan tujuan menyembunyikan dukungan senjata ilegal dari AS dan beberapa negara Barat terhadap genosida di Jalur Gaza,” tulis Kanani melalui platform X resminya.
“Kebohongan seperti ini tidak boleh mengalihkan perhatian masyarakat internasional dari tanggung jawab mereka untuk menghentikan kejahatan perang,” tambahnya. (bp)