
Kebakaran Hutan Merata di Indonesia, TNI AD Sigap Padamkan Api
Tidak hanya di Kalimantan, TNI AD juga sigap memadamkan api di berbagai tempat di Indonesia.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Tidak hanya di Kalimantan, TNI AD juga sigap memadamkan api di berbagai tempat di Indonesia.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan.

Pemerintah memperketat kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pemerintah meningkatkan operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hingga kini telah melanda lebih dari 107.000 hektare wilayah Indonesia.

Pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang diprediksi meningkat pada musim kemarau 2026.

Pemerintah menyatakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan jadi bagian dari upaya menjaga kehormatan negara dan melindungi kepentingan nasional.

TNI Angkatan Darat dari Kodam II/Sriwijaya mengerahkan personel dari tiga batalion untuk mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran hutan, kebun, dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan.

Ketua DPR RI Puan Maharani menuturkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat, tetapi juga merupakan tantangan terhadap kesiapsiagaan nasional yang membutuhkan respons terpadu lintas sektor.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) nasional.

Ternyata Penerbang TNI AD (Penerbad) punya keahlian dalam misi kemanusiaan dan perlindungan alam. Keahlian tersebut adalah "Water Bombing" yang sering digunakan dalam operasi memadamkan api di area hutan yang sulit dijangkau melalui jalur darat.