Tiga pesawat angkut TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengudara menuju Sumatra Selatan (Sumsel) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah tersebut, Sabtu (24/10).
Helikopter TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di dua lokasi, yakni di kawasan Gunung Lawu, Jawa Tengah dan Wilayah I Taman Nasional Gunung Ceremai, Kuningan, Jawa Barat.
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan bagi perempuan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
TNI Angkatan Udara (TNI AU), melalui Grup 1 Angkut, mengoptimalkan dukungan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel) serta Sumatra Selatan (Sumsel).
TNI menyiapkan tambahan tiga pesawat TNI Angkatan Udara, terdiri dari dua Hercules C-130 dan satu CN-295, guna memperkuat operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di wilayah Sumatra Selatan dan Kalimantan Selatan.
Presiden RI Prabowo Subianto mengancam akan mencabut izin usaha perusahaan asing yang terbukti melanggar ketentuan pengelolaan lahan dan berkontribusi terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sjamsuddin Noor terus meningkatkan upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mendukung lancarnya pergerakan Satgas Militer Udara Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla.
Perwira Staf Ahli Panglima TNI Marsekal Muda Esron Sinaga yang ditunjuk sebagai Wakil Pengarah Tim Desk Terpadu Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), mengungkapkan bahwa lebih dari 40.000 personel TNI disiapsiagakan untuk tangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam upaya mendorong penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), TNI Angkatan Udara mengirim empat kontainer refrigerator untuk menyimpan dry ice dengan Pesawat A400M dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (21/10).
Pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pendekatan terpadu yang mencakup pemanfaatan teknologi, pencegahan, dan penegakan hukum