Prajurit Korps Marinir TNI AL menerima penghargaan dari pasukan elite Amerika Serikat (AS). Penembak jitu Indonesia ini mendapat apresiasi tinggi dalam latihan bersama Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 di Hawaii.
Amerika Serikat (AS) dan Iran melanjutkan perundingan melalui mediator Qatar, yang disebut telah menghasilkan "kemajuan positif" pada isu-isu yang dicantumkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad.
Prajurit Korps Marinir TNI AL melatih militer dari sejumlah negara cara bertahan hidup di hutan (jungle survival) dalam latihan bersama Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 di Hawaii, Amerika Serikat. Pasukan pendarat Indonesia ini menjadi instruktur dalam pertukaran pengetahuan tersebut.
Delegasi Amerika Serikat (AS) dan Qatar melakukan pertemuan di Doha pada beberapa waktu lalu. Kedua pihak membahas kelanjutan perundingan AS-Iran dan upaya untuk meningkatkan stabilitas regional melalui diplomasi.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa aset Iran senilai $6 miliar yang dibekukan dan saat ini berada di Qatar akan dikembalikan ke negaranya sesuai dengan kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS).
Amerika Serikat (AS) dan Iran telah sepakat untuk berhenti saling serang dan bertemu di Doha, Qatar besok. Mereka akan membicarakan perselisihan terkait Selat Hormuz.
Pasukan Korps Marinir TNI AL langsung berhadapan dengan doktrin tempur terbaru militer Amerika Serikat (AS) begitu menginjakkan kaki di Pasifik. Prajurit pendarat Indonesia ini melahap simulasi perebutan titik vital musuh yang melibatkan armada udara canggih di Hawaii, Jumat (26/6).
Prajurit Korps Marinir TNI AL mulai menjalani rangkaian latihan berat di Hawaii, Amerika Serikat (AS). Pasukan pendarat Indonesia ini langsung berhadapan dengan instruktur militer asing begitu tiba di Marine Corps Base Hawaii.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran mengatakan bahwa serangan udara Amerika Serikat (AS) melanggar Nota Kesepahaman dan memperingatkan negara-negara tetangga agar tidak mengizinkan wilayah atau fasilitas mereka digunakan untuk serangan lanjutan terhadap Teheran.