
Kronologi TNI AL Gagalkan Penyelundupan 4,5 Kg Sabu dari Malaysia
TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 4,5 kg di dermaga Belacan Tradisional, Desa Bagan Asahan, Sumatra Utara, Kamis (5/6).
Arsip artikel dan kontribusi Aini Tartinia di Indonesia Defense.

TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 4,5 kg di dermaga Belacan Tradisional, Desa Bagan Asahan, Sumatra Utara, Kamis (5/6).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memimpin serah terima jabatan Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) dan Kepala Dinas Sejarah TNI AL (Kadisjarahal) di Jakarta, Kamis (5/6).

Dua penerbang helikopter AS565 MBe Panther berlatih navigasi dengan menempuh rute dari Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Sidoarjo, menuju Pangkalan Udara TNI AD Ahmad Yani, Semarang, Rabu (4/6).

Kapal layar latih untuk kadet angkatan laut, yakni KRI Bima Suci sedang dipersiapkan untuk kembali mengarungi samudra dalam misi pelayaran muhibah dan diplomasi 'Kartika Jala Krida' 2025.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membeberkan enam poin penting posisi maritim Indonesia yang dinilai sangat strategis di lingkup internasional.

TNI AL melanjutkan pembahasan terkait rencana pembentukan komando daerah maritim (kodamar) yang menjadi salah satu bentuk validasi organisasi dari pangkalan utama angkatan laut (lantamal).

Marinir akan melakukan modernisasi kendaraan tempur BMP-3F. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Wakil Komandan Korps Marinir (Wadankormar) Brigjen (Mar) Muhammar Nadir bersama PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) dan PT International Golden Group, di Cilandak, Jakarta, Selasa (3/6).

Angkatan Laut Rusia dan TNI AL akan menggelar latihan bersama (latma) Orruda yang kedua, di perairan Rusia pada 2026 mendatang.

Rusia mengaku sangat terbuka kepada Indonesia jika ingin mengandalkan mereka sebagai mitra "pemasok" persenjataan canggih dalam meningkatkan kapasitas militer dan pertahanan.

Dua kapal perang Armada Pasifik Angkatan Laut Rusia, RFS Aldar Tsydenzhapov-339 dan RFS Rezkiy-343 beserta tanker RNS Pechenga memilih Kota Jakarta sebagai labuhan terakhir dari misi persahabatan ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Timur Tengah.