
Kecam Latihan RIMPAC, Korut: Demonstrasi Perang
Korea Utara (Korut) mengecam keterlibatan Korea Selatan (Korsel) dalam latihan gabungan yang dipimpin Amerika Serikat (AS), karena dikhawatirkan dapat memicu eskalasi di kawasan.
Arsip artikel dan kontribusi Bunga Permata di Indonesia Defense.

Korea Utara (Korut) mengecam keterlibatan Korea Selatan (Korsel) dalam latihan gabungan yang dipimpin Amerika Serikat (AS), karena dikhawatirkan dapat memicu eskalasi di kawasan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres menyerukan tata kelola global yang inklusif untuk Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, teknologi itu harus dibentuk dan dikelola oleh semua negara, bukan hanya segelintir pihak.

Iran mengatakan bahwa delapan warga sipil tewas dan 20 lainnya terluka akibat serangan Amerika Serikat (AS), yang telah dilakukan selama enam malam berturut-turut.

Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS) dan Jepang menegaskan komitmen kerja sama keamanan trilateral untuk menghadapi tantangan regional, termasuk ancaman nuklir dan rudal Korea Utara (Korut).

Pakistan berupaya terus mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk menghentikan konflik dan kembali ke jalur diplomatik berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada bulan lalu.

Lebanon dan Israel telah berunding mengenai rencana untuk membentuk zona percontohan di Lebanon Selatan, wilayah yang diduduki Pasukan Bersenjata Israel (IDF).

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengancam akan memutus semua jalur ekspor energi dari Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) kembali memblokade kapal-kapal komersial yang melintas ke atau dari Iran.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa serangan balasan ke Iran akan terus berlanjut. Ia memperingatkan, AS akan menyerang pembangkit listrik hingga jembatan jika Teheran tidak segera kembali ke meja perundingan.

Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Brad Cooper mengatakan bahwa Iran sengaja menargetkan warga sipil dan kapal komersial di Timur Tengah. Oleh sebab itu, pasukan AS terus siaga dan membalas serangan Iran.

Amerika Serikat (AS) kembali memblokade lalu lintas maritim yang masuk dan keluar pelabuhan Iran. Hal ini dilakukan menyusul serangan Iran terhadap beberapa kapal komersial di Selat Hormuz.