Sabtu, 5 April 2025

Waspada Ancaman Rusia, NATO akan Bentuk Pusat Kontrol Keamanan Bawah Laut

Jakarta, IDM – NATO memutuskan untuk fokus pada perlindungan jaringan pipa dan kabel bawah laut setelah insiden serangan terhadap pipa gas Nord Stream tahun lalu. NATO juga khawatir atas keamanan bawah laut itu di tengah konflik Rusia-Ukraina yang terus bergejolak.

Dilansir dari Al Jazeera, Senin (19/6) Sekretaris Jenderal NATO mengatakan bahwa para delegasi negara anggota telah menyetujui rencana membangun pusat kontrol bawah laut saat pertemuan di Brussels pada beberapa waktu lalu.

“Para menteri pertahanan anggota menyetujui rencana NATO membangun pusat maritim untuk keamanan infrastruktur bawah laut yang kritis,” kata Stoltenberg.

Baca Juga:ย Putin: Ukraina Bergantung pada Bantuan Senjata dari Barat

Ia menjelaskan, kendala utamanya yaitu infrastruktur bawah laut NATO tersebar hingga ribuan kilometer dan tidak mungkin dapat awasi semuanya. Sehingga, pusat kontrol ini akan fokus pada area berisiko tinggi, seperti jaringan pipa di perairan dangkal yang mudah dijangkau oleh penyelam.

โ€œTidak mungkin kita dapat memastikan seluruh ribuan kilometer infrastruktur bawah laut ini diawasi NATO. Tapi kita bisa lebih baik dalam mengumpulkan intelijen dan berbagi informasi tentang pergerakan kapal dan pengawasan maritim,โ€ katanya.

Nantinya, pusat kontrol ini akan berbasis di markas Angkatan Laut NATO di Northwood dan mengawasi Laut Utara, Laut Baltik, Laut Mediterania dan Laut Hitam.

Baca Juga: Mengenal CAATSA, Strategi AS Cegah Pembelian Alutsista dari Rusia

Sementara itu, pesiunan Jenderal bintang tiga Jerman Hans-Werner Wiermann menilai pusat kontrol ini sangat krusial di tengah ancaman yang semakin berkembang khususnya dari Rusia. Berdasarkan informasi intelijen, Rusia disebut miliki rencana untuk menyabotase infrastruktur bawah laut NATO.

โ€œAncaman sedang berkembang. Kapal-kapal Rusia telah secara aktif memetakan infrastruktur bawah laut kami yang kritis. Ada kekhawatiran bahwa Rusia dapat menargetkan kabel bawah laut dan infrastruktur penting lainnya dalam upaya mengganggu kehidupan Barat,โ€ kata Wiermann. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer

Menilik Sejarah Tanda Pengenal Pesawat TNI AU

Rekam Jejak Misi Kemanusiaan TNI AU,