Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengungkapkan sebuah pesan khusus untuk Presiden Rusia Vladimir Putin dalam rangka memperingati Hari Nasional Rusia pada Senin (12/6). Dalam pesan tersebut, Kim berjanji untuk terus “bergandengan tangan” serta bekerja sama untuk membangun negara yang kuat dan mempertahankan keamanan global.
Ukraina mengklaim pasukannya telah berhasil merebut kembali tiga wilayah yang diduduki pasukan Rusia. Hal ini disebut sebagai awal keberhasilan Ukraina dalam melakukan serangan balasan selama kurang dari satu minggu terakhir.
Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Iran telah membantu Rusia untuk membuat drone kamikaze di sebuah fasilitas industri senjata di wilayah timur Moskow. Iran disebut aktif mengirim komponen drone yang dibutuhkan oleh Rusia.
Angkatan Udara Inggris (RAF) mengerahkan pesawat tempur Typhoon untuk mencegat pesawat Rusia yang bermanuver sebanyak dua kali dalam kurun waktu 24 jam di dekat wilayah udara anggota NATO.
Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berencana menggelar latihan angkatan udara gabungan terbesar dalam sejarah. Latihan ini merupakan wujud unjuk kekuatan sekutu terhadap ancaman potensial seperti Rusia.
Militer Cina dan Rusia sukses menggelar patroli udara di atas Laut Jepang dan Laut Cina pada hari Selasa (6/6). Aktivitas tahunan ini berfokus pada kemampuan patroli udara strategis kedua negara.
Bendungan pembangkit listrik tenaga air Kakhovka di Ukraina Selatan hancur pada Selasa (6/6). Insiden ini terjadi saat Ukraina mulai mengintensifkan operasi serangan balasan berskala besar.
Angkatan Udara Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa sebanyak empat pesawat militer Cina dan empat pesawat Rusia telah memasuki Zona Pertahanan Udara Korea Selatan pada Selasa (6/6). Korsel langsung mengerahkan jet tempur untuk memperingati pesawat-pesawat tersebut.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji pasukannya yang disebut terus mempertahankan wilayah dan memukul mundur pasukan Rusia dari Kota Bakhmut. Menurutnya, perjuangan pasukan militer dan harapan warga sipil merupakan faktor utama Ukraina dapat menang atas Rusia.